Waskita Serahkan 600 Huntara untuk Warga Aceh Tamiang

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk. bersama Danantara Indonesia resmi melakukan serah terima 600 unit Hunian Sementara (Huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.
Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho menyatakan, pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan hasil kolaborasi antara Danantara, pemerintah, dan BUMN Karya dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Proses pengerjaan dilakukan secara cepat agar hunian dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Pembangunan Huntara terus dilakukan selama 24 jam tanpa kenal lelah demi memulihkan kembali daerah Aceh. Dalam waktu enam hari Waskita berhasil menyelesaikan puluhan rumah hunian,” kata pria yang biasa dipanggil Oho dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat di Aceh Senilai Rp757,05 Miliar
Selain membangun unit hunian berukuran 4,5 x 4,5 meter, Waskita juga melengkapi kawasan dengan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) serta Sistem Pengolahan Air Limbah (Sewage Treatment Plant/STP). Fasilitas pendukung lainnya meliputi musholla berukuran 9 x 13,5 meter, tempat wudu seluas 6,6 x 13 meter, serta dapur umum berukuran 8 x 19 meter.
Kawasan Huntara turut dilengkapi bangunan toren air, sistem drainase pracetak, serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) guna memastikan hunian dapat difungsikan secara optimal.
“Meski ini hunian sementara, namun Waskita tetap memperhatikan standar kelayakan dan kualitas bangunan. Huntara dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian darurat yang aman, dengan struktur yang disiapkan kokoh serta utilitas dasar yang dirancang berfungsi saat ditempati,” ujar Oho.
Perseroan juga membangun jalan pedestrian dan akses kawasan untuk mendukung konektivitas warga serta kelancaran distribusi logistik. Menurut Oho, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengawal pemulihan wilayah terdampak secara menyeluruh.
Baca Juga: RUPSLB Waskita Karya Tetapkan Sutrisno Jadi Komisaris Utama
Waskita Karya, kata Oho, terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan guna mempercepat kebangkitan Aceh Tamiang.
Selain di Aceh Tamiang, Waskita saat ini juga mengerjakan pembangunan Huntara di Aceh Utara, meliputi kawasan Simpang Tiga, Tanjong Dalam Selatan, dan Leubok Meuku.
Sebanyak 314 unit hunian direncanakan dibangun untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi masyarakat pada masa tanggap darurat.
“Kami terus berdoa agar seluruh warga yang terkena bencana bisa segera pulih dan menata hidupnya kembali. Duka ini bukan hanya milik Aceh atau Sumatra, tapi dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Oho.
Sementara itu, Managing Director Hubungan Antarlembaga BPI Danantara, Rohan Hafas, menegaskan bahwa penyerahan Huntara tersebut merupakan bagian dari komitmen Danantara Indonesia dalam menyediakan hunian sementara yang layak, aman, dan mendukung pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak.
“Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi bergerak pada bagaimana hunian benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










