RUPSLB Waskita Karya Tetapkan Sutrisno Jadi Komisaris Utama

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pelaksanaan agenda tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Dalam RUPSLB kali ini, pemegang saham Perseroan menyetujui penunjukan Sutrisno sebagai Komisaris Utama menggantikan Heru Winarko dan Paulus Budi Kartiko sebagai Direktur Operasi II menggantikan Dhetik Ariyanto.
Perubahan pengurus itu ditetapkan, guna memperkuat arah transformasi dan kepemimpinan Waskita Karya.
Baca Juga: Waskita Karya Percepat Rehabilitasi Irigasi di Enam BBWS
Corporate Secretary, Ermy Puspa Yunita mengatakan bahwa penyusunan susunan pengurus merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan dan sejalan pula dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional.
Diharapkan seluruh keputusan yang ditetapkan pada RUPSLB dapat membuat proses perencanaan sekaligus pengambilan keputusan strategis lebih efektif serta responsif.
Ermy melanjutkan, sepanjang 2025 fokus utama Perseroan yaitu terus menjalankan strategi pemulihan kinerja perusahaan melalui implementasi skema restrukturisasi. Seperti diketahui perjanjian Master Restructuring Agreement (MRA) Waskita Karya sudah efektif sejak Oktober tahun lalu.
Baca Juga: Waskita Karya Garap Proyek Sekolah Rakyat Rp1,16 Triliun di Jawa Timur
"Waskita juga fokus mencapai kestabilan kinerja keuangan sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis di tengah masa restrukturisasi,” kata Ermy dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Perusahaan berkode saham WSKT ini pun berupaya meningkatkan kualitas proyek yang dikerjakan, berlandaskan aspek keamanan (safety) dan manajemen risiko yang komprehensif.
Harapannya, hasil karya yang Perseroan hadirkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus menjawab kebutuhan para pemangku kepentingan atau stakeholder.
Waskita Karya juga terus mendukung Asta Cita Pemerintah dengan mengantongi sejumlah kontrak proyek strategis, dari mulai sekolah rakyat, rumah sakit, hingga proyek Sumber Daya Air. Sebut saja Sekolah Rakyat (SR) di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Aceh, dan Sumatra Selatan.
Adapun proyek air yang diraih Waskita tahun ini di antaranya optimalisasi lahan irigasi di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, serta Nusa Tenggara Timur.
Sementara rumah sakit yang tengah dikerjakan mencakup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Besar Syarif Idrus di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dan RSUD Akhmad Berahim di Tana Tidung, Kalimantan Utara.
Ada pula beberapa proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) seperti pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif, peningkatan Jalan Paket D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B-1C, serta pengerjaan Gedung dan Kawasan Lembaga DPR. Total nilai kontrak baru di IKN tersebut mencapai lebih dari Rp4,1 triliun.
Berikut Susunan Baru Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi:
Komisaris Utama : Sutrisno
Komisaris Independen: Aqila Rahmani
Komisaris: Ade Abdul Rochim
Komisaris Independen: Muhammad Harrifar Syafar
Komisaris Independen : Muhammad Abdullah Zamri
Komisaris: Hasby Muhammad Zamri
Direktur Utama: Muhammad Hanugroho
Direktur Keuangan: Wiwi Suprihatno
Direktur Business Strategic, Portfolio dan Human Capital: Rudi Purnomo
Direktur Operasi I: Ari Asmoko
Direktur Operasi II: Paulus Budi Kartiko
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










