Akurat

Kemenperin Kirim Bantuan Bencana Tahap Kedua, Ada Mobil Rescue hingga Starlink Mobile

Dedi Hidayat | 7 Desember 2025, 13:18 WIB
Kemenperin Kirim Bantuan Bencana Tahap Kedua, Ada Mobil Rescue hingga Starlink Mobile

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Bantuan ini merupakan pengiriman tahap kedua, sebagai bentuk komitmen pemerintah dan pelaku industri dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S. A. Cahyanto mewakili Menteri Perindustrian menyampaikan, bantuan kali ini berasal dari para pelaku industri, pengelola kawasan industri, serta keluarga besar Kemenperin. 

“Ada sekitar 3.763 paket bantuan dengan total berat 19,7 ton yang terdiri dari obat-obatan, makanan siap saji, bahan pokok, susu, kebutuhan sandang, serta alat kebersihan pribadi. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat segera disalurkan dan dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita di wilayah terdampak,” kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga: Kemenperin Perkuat Kemitraan Strategis Industri Baja Nasional dengan Raksasa Metalurgi Italia

Selain bantuan kebutuhan dasar, Kemenperin juga mengirimkan satu unit mobil rescue dari Mitsubishi untuk mendukung proses tanggap darurat di wilayah terdampak. Mobil ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional tim lapangan dalam proses evakuasi dan penyaluran logistik.

Eko mengemukakan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah menyampaikan rencana pengiriman beberapa unit Starlink mobile yang dapat dimanfaatkan untuk sarana komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi. 

“Akses komunikasi merupakan kebutuhan mendesak dalam situasi bencana. Dengan adanya dukungan Starlink mobile, kami berharap masyarakat bisa tetap berkomunikasi, mengirimkan kabar keluarga, dan memudahkan koordinasi di lapangan,” jelas Eko.

Lebih lanjut, Kemenperin mencatat bahwa sejumlah pegawai internal turut menjadi korban terdampak bencana. Tercatat, ada sekitar 913 pegawai Kemenperin yang saat ini berdinas di Banda Aceh, Kota Medan, dan Kota Padang, tersebar di 10 satuan kerja dan sebagain juga terdampak banjir.

Meski menghadapi situasi yang tidak mudah, Eko menegaskan, pegawai Kemenperin di daerah tersebut tetap menunjukkan aksi solidaritas. “Kami mendapat laporan, teman-teman di 10 satker tersebut berupaya membantu, tidak hanya keluarga pegawai tetapi juga masyarakat sekitar,” paparnya.

Di sektor pendidikan vokasi, Eko menjelaskan bahwa mahasiswa dan siswa yang keluarganya terdampak saat ini ditampung di balai diklat dan unit pendidikan vokasi milik Kemenperin.

Tak hanya itu, sejak hari kedua pascabencana, pegawai Kemenperin di wilayah terdampak telah membentuk dapur umum, yang telah beroperasi lebih dari satu minggu untuk membantu kebutuhan pangan warga sekitar. 

“Ini adalah inisiatif sosial yang lahir dari solidaritas sesama manusia. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat teman-teman di lapangan,” tambah Eko

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.