Presiden Prabowo Bicara Ketahanan Pangan RI di PBB, Mentan: Kebanggan Kita Semua
Hefriday | 20 November 2025, 15:23 WIB

AKURAT.CO Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada Perum Bulog atas capaian stok beras yang disebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah.
Amran menegaskan, pencapaian itu tak lepas dari kerja keras seluruh lini di tubuh Bulog, mulai dari jajaran direksi, dewan pengawas, hingga pegawai di wilayah. Menurutnya, keberhasilan menjaga stok menjadi bukti koordinasi dan eksekusi yang berjalan baik.
“Pak Presiden menyampaikan apresiasi karena stoknya tertinggi sepanjang sejarah. Ini hasil kerja keras seluruh direksi, Dewas, dan tim dari Pinwil sampai ke bawah,” ujar Amran usai menghadiri Rapat Kerja Nasional Perum Bulog di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Dirinya menambahkan, apresiasi Presiden tersebut juga sempat disampaikan dalam forum internasional. Dalam Sidang Umum PBB di New York yang dihadiri para pemimpin dunia, Prabowo menyinggung keberhasilan Indonesia menjaga ketahanan pangan di tengah dinamika global.
“Bapak Presiden menyampaikan hal ini di PBB. Itu menjadi kebanggaan kita semua,” kata Amran.
Sebagai Menteri sekaligus Kepala Bapanas, Amran pun turut menyampaikan terima kasih kepada Bulog atas kontribusinya menjaga pasokan dan stabilitas pangan nasional.
Amran menilai kerja kolektif tersebut menjadi fondasi penting menghadapi situasi pangan global yang semakin menantang. Lebih lanjut, Amran juga memberikan sejumlah pesan untuk Bulog dalam rangka menghadapi periode awal tahun depan.
Dirinya memperkirakan stok beras pada Desember hingga Januari bisa mencapai 3 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun. Karena itu, ia mengingatkan agar Bulog mulai menyiapkan langkah antisipasi sejak dini, terutama berkaitan dengan kesiapan kapasitas pergudangan.
Amran memperkirakan periode Februari hingga April akan membutuhkan penyerapan tambahan hingga 3 juta ton.
“Kalau 3 juta ditambah 3 juta, berarti total 6 juta ton. Tantangannya ada pada ketersediaan gudang, dan ini harus disiapkan dari sekarang. Tidak mudah, tetapi kami yakin Bulog sudah berpengalaman,” ujarnya.
Amran optimistis jajaran direksi dan dewan pengawas Bulog dapat menjalankan mandat tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjaga stok tahun ini menjadi modal kuat untuk menghadapi tantangan penyerapan pada awal 2025.
Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan Bulog untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Dirinya menyebut upaya menjaga stok bukan hanya kebutuhan jangka pendek, melainkan bagian dari strategi nasional menghadapi kondisi cuaca dan pasar global yang tidak menentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









