Tonggak Baru Energi Kaltara, PLN Operasikan Regasifikasi LNG Tarakan

AKURAT.CO PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), melalui anak usahanya yakni PLN Energi Gas, meresmikan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi Liquefied Natural Gas (LNG) di Tarakan, Kalimantan Utara.
Infrastruktur baru ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah perbatasan Indonesia bagian utara yang selama ini bergantung pada gas pipa dari lapangan associated minyak dan BBM.
Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program Gasifikasi untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik sekaligus meningkatkan ketahanan energi mengingat BBM yang sebagian bersumber dari impor sedangkan gas tersedia di dalam negeri.
Baca Juga: PLN EPI dan JERA Kaji Kolaborasi Rantai Pasok LNG untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Menurut Rakhmad, keberhasilan proyek Tarakan tidak lepas dari dukungan produsen LNG Kayan LNG Nusantara, pemerintah daerah provinsi maupun kota dan sinergi antar instansi.
“Proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan. Saat ini Mini Regas Tarakan menjadi pioneer konversi BBM ke gas yang akan dikembangkan di wilayah lainnya,” kata Rakhmad dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025)
Sementara itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, mengatakan bahwa fasilitas ini dibangun sebagai solusi atas persoalan pasokan gas yang kerap tidak stabil.
Menurutnya, kehadiran regasifikasi LNG akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Tarakan sekaligus menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang berbiaya tinggi.
“Selama ini Tarakan sangat bergantung pada pasokan gas pipa yang sifatnya asosiated dari produksi minyak sehingga sering fluktuatif. Dengan regasifikasi ini, kita ingin memastikan keandalan listrik yang lebih stabil,” ujar Rizal.
Ia menambahkan bahwa penggunaan LNG sebagai sumber energi transisi juga sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan emisi karbon dan memperluas bauran energi bersih.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, memberikan apresiasi atas kerja keras PLN dan seluruh mitra yang terlibat.
Baca Juga: PLN EPI dan Farmindo Multi Dimensi Teken MoU Kelola Limbah Jadi Energi Bersih
Dirinya menilai kehadiran fasilitas regasifikasi LNG menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kota Tarakan adalah penghasil minyak dan gas. Sekarang, berkat kerja keras PLN, persoalan listrik sudah jauh lebih baik,” ucapnZainal.
Ia menambahkan bahwa fasilitas ini akan memperkuat konektivitas energi dan membuka peluang investasi baru d Kalimantan Utara, terutama untuk mendukung kawasan industri hijau dan wilayah perbatasan.
“Ini adalah langkah menuju masa depan energi yang bersih, berdaulat, dan berkeadilan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









