ESDM: Baru 100 Gedung yang Patuh Laporkan Manajeman Energi untuk Turunkan Emisi

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan baru ada sekitar 100 gedung di wilayah DKI Jakarta yang melaporkan penggunaan energi
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi menyebut pihaknya terus memperkuat kebijakan transisi energi melalui penerapan efisiensi energi di berbagai sektor, termasuk kewajiban pengelolaan energi di gedung-gedung besar.
“Energi efisiensi jangan lupa karena itu penghematan energi itu akan menurunkan emisi 37% share. Dengan mudah kita hanya menghemat penggunaan listrik untuk penerangan, untuk AC ya. Memanage itu tapi kita tetap nyaman,” kata Eniya dalam Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: ESDM Libatkan Banyak Pihak Bina HSSE Sumur Minyak Rakyat
Adapun, berdasarkan data Kementerian ESDM bersama Kementerian Pekerjaan Umum, ada sekitar 1.100 unit bangunan gedung di DKI Jakarta yang penggunaan energinya melebihi 4.000 ton oil equivalent (TOE).
Akan tetapi, Eniya menyebut baru ada 100 gedung yang yang melaporkan manajemen energi ke ESDM. Padahal, Kementerian ESDM, kata Eniya telah menerbitkan sejumlah regulasi baru untuk mempercepat transisi energi.
“Semua gedung di Jakarta sudah mandatori untuk menurunkan emisi. Jadi seluruh gedung saat ini di tempat kami hanya ada laporan 100 gedung yang sudah melaporkan penggunaan manajemen energi,” ujarnya.
Lebib lanjut, Eniya menyatakan pihaknya terus mendorong agar seluruh pengelola gedung mematuhi kewajiban tersebut sebagai bagian dari komitmen nasional menuju transisi energi bersih.
Baca Juga: Dipakai Secara Global, Kementerian ESDM: BBM Shell di AS Mengandung Etanol
Apalagi, masih terdapat sekitar 1.000 bangunan gedung yang belum melaporkan penggunaan atau manajemen energi mereka ke ESDM.
“Jadi manajemen energi di berbagai gedung ini sekarang sudah mandatori. Kita mohon kepada semuanya untuk memperhatikan hal ini. Dan kita bersama-sama komit terhadap energi transisi,” tutur Eniya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









