Akurat

Harga Beras dan Sejumlah Komoditas Pangan Strategis Turun

Hefriday | 30 September 2025, 11:57 WIB
Harga Beras dan Sejumlah Komoditas Pangan Strategis Turun

AKURAT.CO Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat adanya penurunan harga sejumlah komoditas pangan penting di pasar eceran nasional. Berdasarkan data Panel Harga Bapanas per Selasa (30/9/2025), tren penurunan terlihat pada beras, cabai, daging, minyak goreng, hingga ikan.

Untuk komoditas beras, harga beras medium di tingkat konsumen turun menjadi Rp13.583 per kilogram dari sebelumnya Rp13.828 per kg. Penurunan juga terjadi pada beras premium yang berada di level Rp15.896 per kg, lebih rendah dibanding sehari sebelumnya Rp15.966 per kg.

Sementara itu, beras program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) juga terkoreksi menjadi Rp12.440 per kg dari Rp12.553 per kg.

Selain beras, cabai rawit merah juga mengalami penurunan harga cukup signifikan. Harga rata-rata nasional tercatat Rp45.705 per kg dari sebelumnya Rp47.583 per kg. Cabai merah besar turun menjadi Rp46.854 per kg dari Rp51.359 per kg, sedangkan cabai merah keriting turun tajam ke Rp51.092 per kg dari Rp59.208 per kg.

Baca Juga: Bapanas Gandeng Aprindo Distribusikan 800 Ribu Ton Beras SPHP

Sementara itu, harga jagung di tingkat peternak juga tercatat melemah ke Rp6.348 per kg, lebih rendah dibanding sebelumnya Rp6.624 per kg. Kedelai biji kering impor juga terkoreksi ke Rp10.586 per kg dari Rp10.679 per kg.

Untuk komoditas bawang, terjadi pergerakan beragam. Harga bawang merah justru naik tipis menjadi Rp38.427 per kg dari Rp38.375 per kg. Sebaliknya, bawang putih bonggol turun cukup signifikan menjadi Rp36.229 per kg dibanding hari sebelumnya Rp37.195 per kg.

Produk protein hewani juga mencatat tren penurunan. Daging ayam ras turun ke Rp37.006 per kg dari Rp38.356 per kg, sementara daging sapi murni terkoreksi tipis ke Rp135.137 per kg dari Rp135.050 per kg. Namun, berbeda dengan telur ayam ras yang justru mengalami kenaikan ke Rp30.086 per kg dari sebelumnya Rp29.974 per kg.

Komoditas gula konsumsi tercatat turun menjadi Rp17.917 per kg dari Rp18.048 per kg. Penurunan juga terjadi pada minyak goreng, baik dalam kemasan maupun curah. Minyak goreng kemasan kini dijual Rp20.493 per liter dari sebelumnya Rp20.884 per liter.

Minyak goreng curah turun ke Rp17.250 per liter dari Rp17.584 per liter, sementara Minyakita berada di angka Rp17.184 per liter dari Rp17.460 per liter.

Untuk produk tepung, harga tepung terigu curah turun menjadi Rp9.358 per kg dari Rp9.776 per kg. Sedangkan tepung terigu kemasan berada di Rp12.369 per kg, turun dari Rp12.982 per kg.

Harga ikan juga mengalami koreksi. Ikan kembung turun menjadi Rp41.658 per kg dari Rp41.729 per kg, ikan tongkol ke Rp34.380 per kg dari Rp34.602 per kg, dan ikan bandeng turun cukup signifikan ke Rp31.701 per kg dari sebelumnya Rp34.973 per kg.

Komoditas garam konsumsi turut melemah ke Rp10.718 per kg dari Rp11.616 per kg. Untuk produk daging kerbau, pergerakannya berbeda antara impor dan lokal. Daging kerbau beku impor turun tajam ke Rp92.000 per kg dari Rp105.828 per kg. Sebaliknya, daging kerbau segar lokal justru naik menjadi Rp147.500 per kg dari Rp140.612 per kg.

Penurunan harga ini menjadi sinyal positif bagi konsumen, terutama menjelang akhir tahun saat kebutuhan pangan cenderung meningkat.

Namun, Bapanas menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa