Hasan Nasbi Resmi Diangkat Jadi Komisaris PT Pertamina

AKURAT.CO Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi diangkat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
Pengangkatan Hasan Nasbi sebagai Komisaris Pertamina dibenarkan oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso.
Fadjar menyebut penunjukan eks Kepala PCO menjadi Komisari Pertamina berdasarkan keputusan pemegang saham. Adapun, Hasan Nasbi menjadi Komisaris sejak 11 September 2025.
Baca Juga: Angga Raka Ungkap Alasan PCO Diubah Jadi Badan Komunikasi Pemerintah
“Mengacu salinan keputusan para pemegang saham perusahaan, Bapak Hasan Nasbi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) per tanggal 11 September 2025,” kata Fadjar saat dikonfirmasi Akurat.co, Sabtu (20/9/2025).
Profil dan Rekam Jejak Hasan Nasbi
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada tahun 1979. Ia merupakan alumni Universitas Indonesia (UI) jurusan Ilmu Politik.
Karier Hasan dimulai sebagai wartawan Kompas dari tahun 2005 hingga 2006.
Setelah menjadi wartawan, ia bekerja sebagai peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia dari 2006 hingga 2008.
Tak berselang lama, Hasan berhasil mendirikan lembaga survei Cyrus Network pada 2010.
Konsultan politik ini menjadi sangat populer saat membantu Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada Jakarta 2012, yang mengantarkan keduanya menjadi gubernur dan wakil gubernur kota tersebut.
Baca Juga: Hasan Nasbi: Jangan Berspekulasi Soal Reshuffle, Kita Fokus Kerja
Pada Pilpers 2024, Hasan bergabung dengan Tim Kampanye Prabowo-Gibran.
ia bertugas sebagai juru bicara pasangan tersebut dan aktif tampil di berbagai media nasional, berbicara tentang debat dan menyampaikan ide-ide tentang program Prabowo-Gibran.
Terakhir, Hasan Nasbi diangkat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan sejak tanggal 15 Agustus 2024.
Tugasnya adalah mendukung kebijakan komunikasi dan informasi yang berkaitan dengan program prioritas presiden dan kebijakan strategis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










