Akurat

Pertamina Gerak Cepat Amankan Suplai BBM di Sumatera dan Aceh

Andi Syafriadi | 29 November 2025, 14:10 WIB
Pertamina Gerak Cepat Amankan Suplai BBM di Sumatera dan Aceh

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) gerak cepat memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatera dan Aceh.

Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Pertamina menjaga pasokan energi, yang merupakan bagian dari Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pertamina, yang telah aktif sejak 13 November 2025.

Satgas Nataru bertugas memonitor kebutuhan energi dan infrastruktur distribusi di seluruh wilayah Indonesia, sebagai wujud Pertamina melayani masyarakat Indonesia dengan sepenuh hati, termasuk di titik rawan bencana.

Baca Juga: Stok BBM Dipastikan Aman, Pertamina Kerahkan Satgas Nataru

“Koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan, agar mobil tangki dapat mendistribusikan BBM dengan aman dan tetap mengedepankan aspek safety,” kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Melalui PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin sebagai anak usaha yang bergerak di bidang distribusi & logistik energi, pada Jumat sore, 28 November 2025.

Sebanyak 14 unit Mobil Tangki kapasitas 16.000 Liter yang mengangkut Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar telah diberangkatkan dari Integrated Terminal Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Mobil tangki ini diarahkan menuju Kota Bukittinggi, melalui jalur Sitinjau Lauik. Jalur ini dikenal sebagai bagian dari Jalur Lintas Sumatera yang menghubungkan Kota Padang dan Solok di Sumatera Barat, dengan medan ekstrem yakni tanjakan curam dan tikungan tajam.

Baca Juga: Suplai BBM Naik, Pertamina Intensif Pasok Base Fuel ke BP-AKR

Jalur Sitinjau Lauik menjadi alternatif bagi distribusi BBM. Pasalnya, sejak Kamis (27/11), akses jalan dari Kota Padang ke Bukittinggi tidak bisa dilalui karena banjir akibat luapan Sungai Batang Anai merendam akses jalan utama Padang-Bukittinggi tersebut.

Integrated Terminal Teluk Kabung berkapasitas lebih dari 125 ribu kilo liter, pada kondisi normal melayani distribusi hingga ke Dumai, Pekanbaru, Kepulauan Mentawai dan Kota/Kabupaten di Wilayah Sumatera Barat lainnya.

Saat ini, IT Teluk Kabung diprioritaskan untuk memenuhi suplai ke sekitar wilayah Padang, yakni ⁠Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Dharmasraya, ⁠Solok Selatan. Selain itu, akses Kabupaten Pesisir Selatan dan akses Kabupaten Pasaman Barat.

IT Teluk Kabung juga memiliki Terminal LPG berkapasitas lebih dari 2.800 metric ton, yang disalurkan ke agen dan pangkalan LPG di sekitar wilayah Sumatera Barat.

Sementara itu, Pertamina juga telah melakukan penyaluran BBM melalui Terminal BBM Sibolga, di Sumatera Utara, dengan alur suplai ke Kota Sibolga, Pandan, Muriaha (Tapanuli Tengah).

Serta Terminal BBM Lhokseumawe, Aceh, dengan alur suplai ke wilayah lintas barat, yakni ke Batuphat hingga Lhokseumawe, dan wilayah lintas timur yakni Tepin Punti hingga Aceh Utara.

Wilayah tersebut juga terimbas banjir dengan sebagian kondisi jalan terputus akibat material longsor dan luapan banjir.

“Pertamina akan terus mengawal kondisi suplai energi hingga situasi di lokasi terdampak kembali normal sepenuhnya,” tutur Baron.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.