RDMP Balikpapan Ditarget Rampung November 2025

AKURAT.CO PT Pertamina menargetkankan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan bakal rampung pada November 2025.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan pihaknya terus menggenjot proyek RDMP Balikpapan
“RDMP Balikpapan Kami usahakan akan mulai start pada 10 November 2025,” kata Simon saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga: ESDM: Pengadaan Tambahan BBM SPBU Swasta Satu Pintu Lewat Pertamina
Simon menambahakan, untuk pengoperasian proyek tersebut diharapkan bisa berjalan mulai 17 November 2025.
Adapun, RDMP, yang memiliki nilai proyek sebesar 7,4 miliar dolar AS, diharapkan bisa meningkatkan kapasitas pengolahan crude atau produksi kilang menjadi 360 ribu barel per hari (kbpd) dari yang sebelumnya 260 kbpd.
“Dan diharapkan pada tanggal 17 November 2025 sudah beroperasi dengan kapasitas yang minimal,” tambahnya.
Pada Agustus 2024, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat itu yaitu Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, telah mencapai kemajuan sebesar 91%.
Baca Juga: BP-AKR Buka Peluang Beli BBM dari Kilang Pertamina
Proyek yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan dapat beroperasi penuh pada September 2025. "Saat ini RDMP sudah mencapai 91 persen dengan sejumlah tantangan untuk penuhi target 100 persen pembangunan," ujar Menteri Arifin Tasrif di Balikpapan, dikutip Senin (12/8/2024).
Ditambahkan, dengan capaian itu, ia optimistis proyek RDMP bisa selesai dan operasi penuh pada tahun depan.
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) unit Balikpapan, sebagai pelaksana proyek sendiri diharapkan dapat memberikan dampak signifikan ketika proyek ini rampung sepenuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









