Akurat

Kadin dan Brasil Bahas Kerja Sama Energi Transisi dan Agrikultur

Hefriday | 29 Agustus 2025, 13:45 WIB
Kadin dan Brasil Bahas Kerja Sama Energi Transisi dan Agrikultur

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menerima kunjungan Duta Besar Brasil untuk Indonesia, George Monteiro Prata, di The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta.

Pertemuan ini membahas peluang kerja sama ekonomi antara kedua negara, terutama di sektor energi transisi dan agrikultur.

Anindya, yang akrab disapa Anin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dalam kunjungan kenegaraan ke Brasil pada Juli lalu.

“Jadi kita lihat ada kunjungan balasan, tapi yang penting kami masuk dari sektor bisnis,” ujar Anin di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Mendagri Dorong Pemda Gandeng Kadin Genjot Ekonomi: APBD Tak Cukup Bikin Rakyat Sejahtera

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah topik strategis, termasuk pengembangan energi berbasis biofuel serta potensi penguatan sektor agrikultur.

Menurut Anin, Brasil memiliki pengalaman panjang dan keunggulan di bidang pertanian yang dapat menjadi pembelajaran sekaligus peluang kerja sama bagi Indonesia.

“Tadi bicara mengenai energi transisi, lalu juga bicara mengenai agrikultur karena mereka sangat maju sekali agrikulturnya bahkan dengan energi transisi fokus ke biofuel,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anin menekankan pentingnya memperluas hubungan ekonomi Indonesia-Brasil yang selama ini sudah terjalin baik. Ia menilai masih banyak sektor baru yang dapat dieksplorasi bersama agar hubungan perdagangan lebih seimbang.

“Yang paling penting adalah trade-nya berkembang dan semakin jalan, semakin banyak sektor yang dilihat pasti akan semakin seimbang. Kita juga mesti kerja keras untuk membuat hasil-hasil yang ada nilai tambah yang bisa diekspor, yang dibutuhkan di Brasil,” kata Anin.

Baca Juga: Kadin Harap Aksi Buruh Berlangsung Tertib dan Tidak Ganggu Ekonomi

Dirinya juga menyoroti sejumlah komoditas potensial yang bisa menjadi andalan ekspor Indonesia ke Brasil. Selain kelapa sawit dan minyak kelapa, Anin menyebutkan mesin dan produk manufaktur sebagai sektor yang berpeluang besar.

“Untuk yang diekspor itu cukup banyak bidangnya. Jadi dari machinery dan juga segala macam, sehingga bisa kita kembangkan dengan lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Dubes Brasil George Monteiro Prata menegaskan bahwa kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Brasil memiliki arti penting, mengingat keduanya merupakan negara dengan ekonomi terbesar di belahan Selatan dunia.

“Brasil dan Indonesia adalah dua dari ekonomi terbesar di belahan Selatan dunia. Kita punya banyak kesamaan, dan kita harus memperkuat kerja sama serta hubungan bilateral kita,” ujarnya.

George menilai, potensi bisnis yang bisa dijalin antara kedua negara sangat besar dan perlu ditindaklanjuti. Menurutnya, kunjungan Presiden Lula ke Indonesia yang dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat akan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan ekonomi.

“Ada peluang bisnis yang sangat besar antara Brasil dan Indonesia, dan kami ingin menjajaki itu. Kami juga melihat kunjungan Presiden Lula ke Indonesia nanti akan menjadi kesempatan yang baik,” katanya.

Dirinya pun menyampaikan apresiasinya atas sambutan Kadin Indonesia yang membuka ruang diskusi untuk menggali peluang kerja sama lebih jauh.

“Saya ingin berterima kasih kepada Kadin yang telah menerima saya dan menjajaki apa yang bisa kita lakukan bersama untuk meningkatkan hubungan bisnis antara Brasil dan Indonesia,” tutur Dubes George.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi