Koperasi Desa Merah Putih Siap Menjadi Pondasi Penggerak Ekonomi Desa

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyebut Koperasi Merah Putih sebagai instrumen strategis dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025), ia menyampaikan bahwa koperasi ini diarahkan untuk membentuk ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih bukan sekadar wadah simpan pinjam, tetapi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: MBG, Sekolah Rakyat dan Kopdes Merah Putih Ibarat Jalan Tol untuk Pengentasan Kemiskinan
Sebab koperasi ini nantinya akan berperan untuk mengintegrasikan produksi, distribusi, hingga pemasaran produk lokal.
“Gerakan ini bertujuan agar desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, bukan hanya sebagai pemasok tenaga kerja murah ke kota,” ujar Muzani.
Dirinya menjelaskan, koperasi dapat menjadi penghubung antara petani, nelayan, dan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.
Dengan sistem yang transparan dan berbasis digital, koperasi mampu memotong rantai distribusi yang panjang sehingga harga jual produk lebih menguntungkan bagi produsen.
Baca Juga: Permendes 10/2025, Kepala Desa Berwenang Setujui Pembiayaan Kopdes Merah Putih
Selain itu, koperasi diyakini bisa menjadi sarana pendidikan keuangan bagi masyarakat desa. Anggota koperasi akan terbiasa mengelola usaha secara profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.
Muzani menilai, penguatan koperasi akan menjadi salah satu kunci pemerataan ekonomi nasional. Ia mendorong pemerintah dan swasta untuk mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai pondasi ekonomi rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










