Akurat

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Kadin Dukung Digitalisasi Infrastruktur

Hefriday | 1 Agustus 2025, 14:05 WIB
 Wujudkan Indonesia Emas 2045, Kadin Dukung Digitalisasi Infrastruktur

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi sektor konstruksi dan perumahan sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Komitmen ini disampaikan dalam forum nasional yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Wakil Ketua Umum Bidang Penguatan Potensi Daerah Kadin Indonesia, Wirawan, menekankan bahwa transformasi menuju infrastruktur cerdas atau smart infrastructure tidak hanya berkutat pada aspek fisik semata, namun juga menyangkut cara pandang baru dalam proses pembangunan yang berbasis digital. Menurutnya, digitalisasi adalah jawaban atas tantangan zaman yang terus berubah dengan cepat.

“Smart infrastruktur ini sangat diperlukan sekali karena menjawab tantangan kekinian. Ini soal bagaimana kita berpikir secara digital, mengoneksikan logistik secara digital, dan melakukan inovasi digital dalam pembangunan,” ujar Wirawan dalam keterangan yang diterima, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga: Kadin Gandeng TUV Rheinland Upscaling PMI Lewat Pelatihan dan Sertifikasi

Wirawan menjelaskan bahwa langkah digitalisasi yang diambil Kadin juga sejalan dengan visi pembangunan nasional yang tengah digalakkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Salah satu program prioritas dalam visi tersebut adalah pembangunan tiga juta unit rumah setiap tahun, sebagai bagian dari implementasi program Asta Cita.

Menurut Wirawan, target ambisius pembangunan rumah ini tidak akan tercapai tanpa upaya sistematis dalam mendigitalisasi proses pengadaan dan memperkuat kolaborasi antar-pelaku industri. Oleh karena itu, Kadin mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor UMKM dan pengembang perumahan rakyat.

Pendampingan ini, jelas Wirawan, mencakup dua aspek utama yakni riset dan manajemen. Di bidang riset, Kadin membantu pelaku usaha meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, mulai dari pabrikasi, industrialisasi, hingga pemanfaatan produk oleh konsumen akhir.

“Riset menjadi fondasi penting dalam meningkatkan nilai tambah. Tujuannya agar para pelaku usaha, dari hulu ke hilir, bisa lebih kompetitif di pasar,” katanya.

Sementara itu dari sisi manajerial, Kadin mendorong efisiensi dan produktivitas, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Menurut Wirawan, efisiensi dalam proses pengadaan menjadi salah satu kunci utama dalam merealisasikan target pembangunan perumahan rakyat secara masif.

Baca Juga: Kadin: Keamanan Siber dan AI Jadi Prioritas Dunia Usaha di Era Digital

“Kami akan memberikan pendampingan manajemen agar pelaku usaha terutama UMKM dan pengembang perumahan rakyat bisa menjalankan usahanya lebih efisien dan produktif,” tambahnya.

Lebih jauh, Wirawan menegaskan bahwa Kadin tidak sekadar berperan sebagai fasilitator, melainkan juga akan melakukan langkah-langkah konkret dalam mendukung pengembangan sektor konstruksi, infrastruktur, dan perumahan dengan pendekatan adaptif dan berbasis teknologi digital.

“Kadin akan terus memberikan kontribusi nyata terhadap dunia usaha dan pengembang perumahan, demi merealisasikan target tiga juta unit rumah per tahun,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi