Akurat

Menkop Budi Arie Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Terlibat di Program 3 Juta Rumah

Hefriday | 7 Juli 2025, 16:11 WIB
Menkop Budi Arie Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Terlibat di Program 3 Juta Rumah

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Budi Arie Setiadi memastikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan ikut ambil bagian dalam proyek ambisius pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah. 

Menurutnya, koperasi desa akan berperan dalam konsolidasi dan pendataan masyarakat desa yang membutuhkan rumah layak huni.
 
"Ya (terlibat proyek perumahan), nanti kan konsolidasinya, pengorganisirannya, termasuk mendata warga-warga desa yang perlu rumah," kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/7/2025).
 
Meski keterlibatan koperasi dalam proyek tersebut belum dibahas secara rinci, Budi menyambut baik gagasan sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan koperasi.
 
 
Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang besar bagi koperasi desa untuk memperluas cakupan peran ekonomi kerakyatannya.
 
Selama ini, Koperasi Desa Merah Putih telah dikenal dengan layanan yang berfokus pada kebutuhan pokok masyarakat, seperti distribusi sembako, pupuk, logistik, layanan apotek dan klinik desa, hingga unit simpan pinjam.
 
Namun, ke depan, Budi ingin peran koperasi bisa lebih besar, termasuk membantu masyarakat mendapatkan akses ke perumahan.
 
"Koperasi desa ini bisa semuanya, bisa mengorganisir masyarakat desa juga. Ini sebagai ekonomi usaha rakyat desa," jelas Budi. 
 
Dirinya juga menambahkan, koperasi harus hadir sebagai wadah pemberdayaan dan kesejahteraan rakyat dari desa untuk desa.
 
Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa skema kerja sama antara koperasi dan proyek tiga juta rumah masih dalam tahap perencanaan.
 
Fokus utama pemerintah saat ini adalah membangun pondasi koperasi yang kuat, dengan target pendirian 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
 
Sementara itu, Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah menyebut bahwa koperasi akan lebih dulu terlibat dalam program renovasi dua juta rumah.
 
Ia menjelaskan, koperasi akan diberdayakan sebagai penyedia bahan bangunan untuk program tersebut, yang ditargetkan selesai pada Desember 2025.
 
"Kami ingin mengaktifkan koperasi desa Merah Putih untuk ikut serta dalam penyediaan bahan bangunan untuk renovasi rumah ini," ujar Fahri di Jakarta, Senin (23/6/2025).
 
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43,6 triliun untuk program renovasi rumah tersebut. Setiap rumah akan mendapatkan bantuan perbaikan senilai Rp21,8 juta.
 
Dari jumlah itu, Rp17,5 juta dialokasikan khusus untuk pembelian bahan bangunan, sebuah peluang yang bisa dimanfaatkan koperasi desa sebagai mitra distribusi.
 
Sisa anggaran digunakan untuk pelatihan dan administrasi sebesar Rp1,8 juta, serta diberikan langsung kepada pemilik rumah sebesar Rp2,5 juta.
 
Dengan pola ini, pemerintah berharap distribusi bantuan bisa lebih efisien dan transparan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa