Akurat

ESDM Kebut Listrik Pedesaan Hingga Wilayah Timur Indonesia

Camelia Rosa | 4 Juli 2025, 13:05 WIB
ESDM Kebut Listrik Pedesaan Hingga Wilayah Timur Indonesia

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mienral (ESDM), Dadan Kusdiana memastikan pihaknya terus berupaya mempercepat penyediaan listrik di wilayah timur Indonesia.

Dijelaskan Dadan, tujuan utama program listrik perdesaan adalah di wilayah timur Indonesia. Katanya, pihaknya saat ini sedang menyiapkan berbagai instrumen percepatannya, termasuk dari sisi anggaran.

Sejalan dengan itu, Kementerian ESDM juga mendorong pembangunan infrastruktur untuk menyediakan akses listrik bersih, juga memastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Jadi kita akan dorong (wilayah) timur pertama, karena wilayah itu yang memang last mile kita untuk mempercepat tersedianya listrik, anggaran sedang disiapkan, percepatannya juga sedang disusun," jelas Dadan, dikutip Jumat (4/7/2025).

Baca Juga: Bahlil Murka soal Data Desa Belum Berlistrik, PLN dan Dirjen ESDM Kena Damprat!

Di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, akan dibangun 49 ribu kilometer sirkuit (kms) transmisi baru, untuk menyalurkan listrik-listrik bersih dari sumber energi yang pada beberapa kasus, belum sesuai dengan pusat permintaan listriknya.

"Jadi ini pun menjadi enabler kita untuk ketahanan energi, ini pun menjadi syarat bahwa kita akan menuju transisi energi yang komprehensif, inklusif, dan juga berkelanjutan. Jadi kalau kami sebetulnya di Kementerian ESDM, kita memang dulukan yang kedua, jadi adilnya harus duluan. Jadi setelah adilnya terjadi, setelah aksesnya ada, setelah itu baru unsur-unsur keberlanjutannya didorong," tutur Dadan.

Pada kesempatan ini, Dadan juga memberikan apresiasi kepada negara-negara sahabat.

Baca Juga: Kememterian ESDM Usulkan Subsidi Listrik 2026 Tembus Rp104,97 Triliun

"Kami ucapkan terima kasih dukungan dari negara sahabat, negara maju, terutama kepada UK (United Kingdom), dalam kaitan ini kita bisa bekerja sama, dan ini akan terus bekerja sama untuk supaya maju secara bersama, mendapatkan manfaatnya juga secara bersama," pungkas Dadan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.