Akurat

Muhammadiyah Gandeng DMMX Percepat Digitalisasi Amal Usaha dan Pendidikan

Moh.Apriawan | 25 Juni 2025, 20:25 WIB
Muhammadiyah Gandeng DMMX Percepat Digitalisasi Amal Usaha dan Pendidikan

AKURAT.CO  Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) guna mempercepat digitalisasi di berbagai unit amal usaha Muhammadiyah (AUM), mulai dari pendidikan hingga sektor bisnis dan layanan sosial.

Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh dua entitas Muhammadiyah, yaitu PT Surya Ahda Digital (SADIGI) dan Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta.

Kerja sama ini disaksikan langsung oleh Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah, Dr. Mukhaer Pakkanna.

Baca Juga: Zurich Syariah Gandeng Muhammadiyah Galakkan Kewirausahaan

Ekspansi Digitalisasi untuk Ribuan Amal Usaha Muhammadiyah

Muhammadiyah saat ini mengelola lebih dari 28.500 lembaga pendidikan, ratusan rumah sakit dan klinik, serta berbagai lini bisnis lainnya seperti keuangan syariah, distribusi, travel, hingga perumahan.

Kolaborasi dengan DMMX menjadi langkah penting untuk memodernisasi jaringan tersebut melalui solusi berbasis teknologi terkini seperti cloud, AI, dan sistem informasi digital.

"Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi untuk berperan nyata dalam digitalisasi pendidikan, bisnis, dan teknologi. Joint venture dengan DMMX akan memperkuat kemandirian teknologi Muhammadiyah," ujar Mukhaer Pakkanna.

Joint Venture dan Program Magang Digital

Kolaborasi SADIGI dan DMMX akan difokuskan pada digitalisasi amal usaha Muhammadiyah.

Keduanya juga akan membentuk perusahaan patungan (Joint Venture) sebagai pusat pengembangan teknologi digital berbasis AI dan data.

Sementara itu, ITB Ahmad Dahlan Jakarta akan bekerja sama dengan DMMX dalam program pendidikan, magang mahasiswa, serta integrasi teknologi digital di lingkungan kampus.

Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Dr. Yayat Sujatna, menyampaikan, “Sinergi ini memberikan mahasiswa kesempatan langsung bersentuhan dengan industri digital. Ini sejalan dengan misi kampus kami yang ingin mencetak lulusan siap kerja dan adaptif.”

Baca Juga: Muhammadiyah Kritik Gagasan Kurikulum Cinta Kementerian Agama: Harus Diuji Secara Kritis!

Solusi Inovatif Berbasis Nilai

DMMX sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi digital, dengan spesialisasi pada layanan iklan digital berbasis cloud dan sistem data berbasis AI.

Co-Founder DMMX, Didik Meiko, menegaskan bahwa kemitraan ini adalah bagian dari misi membangun ekosistem digital inklusif yang sejalan dengan nilai-nilai Islam berkemajuan.

“Kolaborasi ini bukan semata tentang teknologi, tetapi membangun ekosistem digital berbasis nilai kebersamaan dan kemajuan,” ujarnya.

Direktur DMMX, Supardi Tan, menambahkan, “Kami melihat kerja sama ini sebagai kemitraan jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Muhammadiyah secara berkelanjutan.”

Menuju Ekosistem Digital Mandiri dan Inklusif

Lewat kemitraan ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai sosial dan keagamaannya.

Transformasi digital di tubuh Muhammadiyah diharapkan menjadi model pengembangan amal usaha berbasis teknologi yang dapat ditiru oleh institusi keagamaan lain di Indonesia.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.