Akurat

L’Oréal Luncurkan Gerakan Join The Refill Movement Untuk Bisnis Berkelanjutan

Hefriday | 20 Juni 2025, 22:49 WIB
L’Oréal Luncurkan Gerakan Join The Refill Movement Untuk Bisnis Berkelanjutan

AKURAT.CO L’Oréal Groupe, raksasa industri kecantikan global yang telah beroperasi di Indonesia lebih dari 45 tahun, kembali menegaskan komitmennya terhadap bisnis berkelanjutan.

Menyambut World Refill Day yang diperingati setiap 16 Juni, L’Oréal meluncurkan kampanye “Join The Refill Movement”, sebagai bagian dari strategi jangka panjang L’Oréal for the Future untuk 2030.

Melalui pendekatan bisnis yang menyatukan estetika mewah dan keberlanjutan, L’Oréal Indonesia menghadirkan inovasi refill-at-home di berbagai lini produk unggulan. 
 
Strategi ini bukan hanya menyesuaikan dengan tren pasar, tetapi juga merespons perubahan perilaku konsumen, terutama generasi muda. Berdasarkan studi internal, 90% konsumen berusia 18–24 tahun bersedia membayar lebih untuk produk yang refillable dan berkelanjutan.
 
 
“Inovasi refill-at-home bukan sekadar pengurangan limbah kemasan, tetapi merupakan transformasi model bisnis menuju circular economy yang lebih bertanggung jawab,” kata Chief of Corporate Affairs, Engagement, and Sustainability L’Oréal Indonesia, Melanie Masriel. 
 
Melanie juga menambahkan bahwa melalui kampanye ini, L’Oréal ingin membentuk kebiasaan baru yang mendorong konsumen memilih produk dengan dampak lingkungan lebih rendah.
 
Sejumlah produk refill yang telah hadir di pasar menunjukkan kontribusi nyata terhadap pengurangan limbah. Misalnya, refill Kérastase Elixir Ultime Hair Oil terbuat dari 100% plastik daur ulang dan mampu menghemat 148 ton kaca dalam setahun. 
 
Produk lainnya seperti refill Kiehl’s Ultra Facial Cream mampu memangkas penggunaan plastik hingga 61%, dan refill Lancôme Absolue mengurangi penggunaan plastik sebanyak 32%.
 
Menurut General Manager L’Oréal Professional Product Division Indonesia, Freddie Banks, pendekatan refill-at-home tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomis dan persepsi konsumen. 
 
“Harga produk isi ulang rata-rata 10–30% lebih rendah dibandingkan produk kemasan baru. Konsumen merasa tetap mendapatkan pengalaman premium, sambil merasa berkontribusi pada keberlanjutan,” ujarnya.
 
Dari sisi bisnis, strategi refill juga membuka peluang efisiensi dalam rantai pasok dan logistik.
 
Kemasan isi ulang yang lebih ringan dan sederhana memungkinkan penghematan biaya distribusi dan penyimpanan, serta mendukung target L’Oréal dalam menurunkan emisi karbon secara keseluruhan.
 
Inisiatif ini sejalan dengan pilar Drive Circularity dalam roadmap L’Oréal For The Future. Pilar ini menekankan pentingnya inovasi kemasan sirkular sebagai diferensiasi utama dalam industri kecantikan modern. 
 
Business Unit General Manager YSL Beauty & Armani Beauty Indonesia, Venesia Rizani, menyebut strategi ini sebagai cara mempertahankan pengalaman luxury tanpa mengorbankan prinsip lingkungan. 
 
“Produk refill kami tetap elegan, praktis, dan kini menjadi bagian dari gaya hidup cerdas,” tuturnya.
 
Selain dari sisi produk, L’Oréal juga membangun ekosistem pendukung untuk memperkuat adopsi gaya hidup berkelanjutan.
 
Mulai dari menghadirkan pop-up store bertema ramah lingkungan, memberikan insentif kepada Beauty Advisor dan pelanggan yang membeli produk refill, hingga menciptakan narasi digital untuk mengedukasi pasar.
 
Aktris dan Puteri Indonesia Lingkungan 2019, Jolene Marie Rotinsulu, turut menyuarakan dukungannya terhadap gerakan ini. 
 
“Sebagai pengguna produk kecantikan premium, saya merasa langkah L’Oréal memperluas produk refill-at-home merupakan gebrakan besar. Ini bukan hanya gaya hidup, tapi bentuk tanggung jawab konsumen modern,” ujarnya.
 
Melalui kampanye “Join The Refill Movement”, L’Oréal Indonesia mengajak semua pemangku kepentingan seperti pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat  untuk bersama membentuk masa depan industri kecantikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. 
 
“Kami percaya setiap tindakan kecil konsumen, seperti memilih produk refill, bisa menjadi awal dari dampak besar untuk bumi,” tukas Melanie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa