Akurat

Kadin Dorong Kemitraan Hijau Indonesia-Belanda Bernilai EUR800 Juta

Hefriday | 18 Juni 2025, 15:40 WIB
Kadin Dorong Kemitraan Hijau Indonesia-Belanda Bernilai EUR800 Juta

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mendorong penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Belanda di berbagai sektor berkelanjutan.

Seruan ini disampaikan dalam forum bisnis bertajuk "Indonesia and the Netherlands: Creating Partnerships for a Sustainable Future", yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2025).

Dalam pidatonya, Anindya atau yang akrab disapa Anin menyoroti pentingnya mengubah hubungan historis kedua negara menjadi kemitraan konkret yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan. Ia menekankan bahwa sektor seperti hortikultura, kemaritiman, air, dan proyek hijau harus menjadi prioritas kerja sama.

“Agenda kita minggu ini adalah mengubah niat baik menjadi proyek-proyek nyata yang meningkatkan kehidupan masyarakat, memperkuat perekonomian, dan menjaga bumi kita,” ujar Anin dalam keterangan yang dierima di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Baca Juga: Kadin Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop Latih UMKM

Belanda saat ini tercatat sebagai investor Eropa terbesar di Indonesia, menyumbang 40% dari total investasi langsung Uni Eropa. Selain itu, Belanda juga menjadi mitra dagang terbesar kedua dari kawasan tersebut dengan nilai perdagangan barang lebih dari USD4,3 miliar pada 2023.

Anin menyambut positif kemajuan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa, yang dinilainya akan membuka peluang besar untuk sektor energi terbarukan, semikonduktor, dan mineral kritis.

“Kita akan menghapus tarif untuk sekitar 80 persen ekspor Indonesia seperti minyak sawit, kakao, kopi, hingga hasil laut. Ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” tambahnya.

Kadin Indonesia, kata Anin, juga siap membentuk matchmaking desk guna menjembatani investor Belanda dengan kementerian teknis di Indonesia, seperti Bapanas, Kementerian PUPR, dan Kementerian Kesehatan. Kadin akan memfasilitasi percepatan perizinan dan identifikasi proyek hijau seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga uji coba ketahanan pesisir.

Forum ini juga mencatat penandatanganan 23 kesepakatan kerja sama dengan nilai lebih dari 800 juta euro. Di antaranya adalah pengembangan proyek perlindungan pantai di Cirebon dan Demak serta proyek pengolahan air.

Baca Juga: Kadin dan Lemhannas Sinergi Perkuat Ketahanan Nasional Lewat Dunia Usaha

Dukungan terhadap kemitraan ini juga datang dari pihak Belanda. Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Kerajaan Belanda, Michiel Sweers, menegaskan bahwa kerja sama bilateral ini sejalan dengan visi ekonomi Indonesia yang ambisius.

“Kita adalah dua negara maritim yang percaya pada kerja sama nyata. Ini adalah langkah menuju target Indonesia menjadi lima besar ekonomi dunia pada 2045,” kata Sweers.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
A