Akurat

Bos Kadin Dorong HIPMI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional

Andi Syafriadi | 21 Oktober 2025, 13:50 WIB
Bos Kadin Dorong HIPMI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendorong transformasi ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu disampaikan Anindya seusai menghadiri HIPMI-Danantara Business Forum 2025 yang mengusung tema “Berdikari bersama Danantara: Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”, di Hotel Kempinski, Jakarta Selatan.

Anindya, yang akrab disapa Anin, menegaskan bahwa Kadin sebagai wadah dunia usaha nasional terus mendukung peran aktif HIPMI dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan inklusif.

Baca Juga: Apresiasi Aktivitas Diplomasi Presiden Prabowo, Bos Kadin: Membuka Pasar Alternatif

Dirinya menilai semangat para pengusaha muda menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.

“Kadin dan HIPMI memiliki jaringan yang luas dari pusat hingga daerah. Saya melihat teman-teman HIPMI sangat bersemangat belajar dari para senior dan bertekad untuk maju bersama,” ujar Anin di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, kolaborasi antargenerasi pengusaha merupakan kunci keberhasilan dalam membangun ekonomi nasional yang tangguh.

Kadin berkomitmen memfasilitasi sinergi antara perusahaan mapan dan pelaku usaha muda untuk menciptakan inovasi baru yang berdaya saing tinggi.

“Inovasi masa depan akan lahir dari kolaborasi antara pengusaha muda dan perusahaan yang sudah mapan. Perusahaan besar juga butuh mitra-mitra yang gesit untuk beradaptasi dengan perubahan zaman,” tutur Anin.

Anin menambahkan, peran pengusaha muda tidak hanya penting dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan digital, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Dirinya menyoroti bahwa Indonesia membutuhkan tambahan 2,5 hingga 3 juta lapangan kerja setiap tahun, seiring dengan pertumbuhan populasi usia produktif.

Baca Juga: Soal Tarif Trump 19%, Bos Kadin: Sudah Kompetitif

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan sektor formal. Pengusaha muda harus menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anin menyoroti tantangan ketenagakerjaan akibat alih teknologi yang berpotensi menimbulkan pengangguran baru jika tidak diantisipasi.

Menurutnya, HIPMI memiliki peluang besar untuk berperan sebagai motor penggerak adaptasi teknologi di kalangan pelaku usaha muda.

“Banyak pengangguran disebabkan oleh alih teknologi. HIPMI bisa mengisi kekosongan itu dengan menghadirkan solusi berbasis teknologi yang relevan dan inovatif,” jelasnya.

Anin meyakini bahwa generasi pengusaha muda Indonesia memiliki kapasitas dan semangat untuk bertransformasi.

Dengan dukungan pembinaan dan kebijakan yang tepat, para anggota HIPMI diyakini mampu menjadi pelaku utama dalam mempercepat transisi ekonomi nasional menuju era digital dan berkelanjutan.

“Mereka punya semangat, sebagian juga punya keahlian dan pengalaman. Tinggal diberi kesempatan dan bimbingan yang tepat, mereka akan mampu berkembang dengan cepat,” tutup Anin.

Acara HIPMI-Danantara Business Forum 2025 sendiri menjadi ajang strategis bagi pengusaha muda untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring bisnis, dan berkolaborasi lintas sektor. Forum ini juga menjadi momentum penting untuk mempertegas peran generasi muda dalam mewujudkan visi ekonomi berdaulat dan inklusif menuju Indonesia Emas 2045.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
A