Produksi Minyak RI Tembus 610 Ribu Barel, Lampaui Target APBN 2025

AKURAT.CO Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot mengklaim produksi minyak Indonesia saat ini telah mencapai 610 ribu barel per hari (bph).
Realisasi inipun melampaui target yang dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605 ribu barel per hari.
"Yang tadinya tingkat produksi kita sekitar 560.000-570.000 barel per hari. Ini sekarang rata-rata sudah di atas 610.00 barel per hari," jelas Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/6).
Baca Juga: Golkar Dukung Kebijakan untuk Rakyat Kecil yang Dijalankan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Di kesempatan terpisah sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku optimis produksi minyak siap jual (lifting minyak) pada tahun ini bisa mencapai target dari APBN 2025. Hal itu lantaran akan adanya tambahan produksi dari Blok Cepu milik ExxonMobil.
Bahlil menuturkan, dirinya telah memohon kepada Presiden Prabowo Subianto, untuk melakukan selebrasi atas penambahan angka lifting minyak sebesar 30 ribu bph dari Banyu Urip Infill Plastic (BUIC) di Blok Cepu.
"Di 2025 nanti Bapak Presiden Prabowo yang akan meresmikan. Ada penambahan minyak kita 30 ribu barel per day di Cepu," ujar Bahlil di Tangguh LNG, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (11/6/2025).
Baca Juga: ESDM Hentikan Sementara Tambang Nikel Raja Ampat, Bahlil: Tunggu Evaluasi Tim!
Dijelaskan Bahlil, angka 30 ribu bph itu akan didapat dari realisasi proyek pengeboran tujuh sumur di lapangan Bayu Urip, Blok Cepu. Dengan adanya tambahan tersebut, produksi minyak ExxonMobil bisa mencapai 185-190 ribu bph.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










