Akurat

Indonesia Siap Kirimkan 10 Ribu Ton Beras untuk Palestina, TNI Disiagakan

Andi Syafriadi | 12 Juni 2025, 15:55 WIB
Indonesia Siap Kirimkan 10 Ribu Ton Beras untuk Palestina, TNI Disiagakan

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen terhadap solidaritas kemanusiaan global dengan mengirimkan bantuan berupa 10.000 ton beras ke Palestina.

Pengiriman bantuan ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Koordinasi Pangan, Zulkifli Hasan, usai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

“Bantuan untuk Palestina sebanyak 10 ribu ton beras akan segera dikirimkan,” ujar Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, dalam keterangannya kepada media.

Baca Juga: Menko Zulhas: Kita Bangun Kopdes Merah Putih dengan Cara yang Benar, Bukan Yang Mudah!

Dirinya menjelaskan, pengiriman beras tersebut akan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan diupayakan dapat diberangkatkan dalam bulan ini. TNI dijadwalkan mengangkut bantuan menggunakan kapal, yang akan berlayar menuju Palestina melalui negara tetangga seperti Yordania.

“Mudah-mudahan bulan ini bisa berangkat. TNI akan berlayar ke Jordan atau Palestina,” ucap Zulhas.

Senada dengan Zulhas, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menambahkan, bantuan beras tersebut bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan ditugaskan kepada Perum Bulog.

Arief menargetkan proses pengemasan dan pengiriman rampung dalam waktu tiga pekan ke depan.

“Karena menggunakan CBP, Badan Pangan akan menugaskan Bulog untuk menyediakan 10 ribu ton beras bagi Palestina,” kata Arief.

Baca Juga: Menko Zulhas Dorong Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih di Kalteng

Menurut dia, pendistribusian bantuan akan melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan misi kemanusiaan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Adapun pembiayaan pengiriman bantuan akan menggunakan dana dari Indonesian Aid, lembaga di bawah Kementerian Keuangan yang berwenang menyalurkan hibah luar negeri untuk tujuan kemanusiaan. Dana tersebut akan diberikan kepada pihak-pihak yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok cadangan beras nasional dalam kondisi sangat aman. Saat ini, cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog mencapai lebih dari 4 juta ton angka tertinggi dalam 57 tahun terakhir.

“Dengan stok yang tersedia, kita mampu menggunakan cadangan ini untuk misi kemanusiaan tanpa mengganggu kebutuhan dalam negeri,” ujar Amran.

Mentan Amran menegaskan, pengiriman bantuan ke Palestina merupakan wujud nyata kepedulian Indonesia terhadap krisis kemanusiaan global, khususnya akibat konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
A