Indonesia Tampilkan Makanan dan Minuman Organik dan Halal di Kanada
Hefriday | 4 Mei 2025, 10:57 WIB

AKURAT.CO Indonesia kembali menorehkan prestasi di pasar global dengan tampil dalam pameran Canadian Health Food Association (CHFA) Natural. Organic. Wellness (NOW) 2025 yang berlangsung pada 26–27 April di Vancouver Convention Centre, Kanada.
Melalui kolaborasi antara Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Vancouver, Indonesia menghadirkan deretan produk makanan sehat, organik, dan halal yang mencerminkan keberagaman serta nilai-nilai lokal.
Kehadiran Indonesia dalam ajang bergengsi ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan tanah air kepada konsumen global yang kini semakin sadar akan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.
Produk yang ditampilkan meliputi gula kelapa, kopi spesial, minuman herbal, hingga berbagai jenis keripik seperti keripik tempe dan keripik buah.
Konsul Jenderal RI di Vancouver, Hendra Halim, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang membawa pesan keberlanjutan dan etika perdagangan.
“Produk yang kami tampilkan tidak hanya memenuhi standar organik global, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keberlanjutan, etika perdagangan, dan kearifan lokal Indonesia,” ujar Hendra dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).
Paviliun Indonesia pada CHFA NOW 2025 menampilkan delapan pelaku usaha yang telah terkurasi, antara lain CV Arva Indonesia, PT Maxindo Karya Anugerah, Gravfarm Indonesia, hingga Organic Center Indonesia.
Mereka membawa lebih dari 120 varian produk mulai dari teh dan kopi khas Nusantara, kaldu organik, mi sehat berbahan alami, hingga bumbu masakan dengan sertifikasi organik.
Kepala ITPC Vancouver, Andri Satria Permana, menyebutkan bahwa partisipasi ini merupakan kali ketiga Indonesia tampil dalam CHFA NOW.
Ia menjelaskan bahwa eksistensi Indonesia di ajang eksklusif ini menandakan kepercayaan yang kuat dari pasar Kanada terhadap kualitas produk Indonesia.
“Keikutsertaan kembali Indonesia mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas dan potensi produk Indonesia di mata pasar Kanada,” tuturnya.
Andri juga mencatat bahwa di Indonesia sendiri, pasar makanan dan minuman organik tengah berkembang pesat, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan mencapai 11,5% dalam kurun waktu 2025–2031.
Hal ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan peningkatan permintaan terhadap produk-produk sehat dan berkelanjutan.
CHFA NOW dikenal sebagai pameran makanan sehat terbesar di Kanada dan diikuti oleh lebih dari 500 pelaku industri, distributor, hingga peritel ternama dari Kanada dan Amerika Utara. Pameran ini menjadi jendela penting untuk memperluas pasar sekaligus membangun jejaring bisnis baru.
Salah satu peserta, CEO Organic Center Indonesia, Arsilia Arsyadjuliandi, mengungkapkan bahwa pameran ini adalah peluang emas untuk memperkenalkan produk organik lokal kepada konsumen yang sangat peduli akan kualitas dan keberlanjutan.
“Kami memperkenalkan produk-produk bebas gluten, tanpa bahan kimia tambahan, serta bersertifikat halal dan organik,” jelas Arsilia.
Dirinya juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan RI, ITPC Vancouver, dan KJRI Vancouver yang telah memfasilitasi partisipasi ini. Menurutnya, respons pengunjung sangat positif dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan mitra dagang di Kanada.
Kanada sendiri merupakan pasar yang sangat potensial. Dengan 80% penduduknya mengonsumsi produk organik dan nilai pasar mencapai USD5,19 miliar pada 2023, negara ini berada di peringkat keenam dunia dalam konsumsi produk organik per kapita.
Potensi inilah yang ingin dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memperkuat ekspor dan branding produk-produk sehat asal Nusantara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










