Akurat

Sehari Setelah Diresmikan Presiden, Bank Emas Pegadaian Catat Lonjakan Deposito Emas

Oktaviani | 28 Februari 2025, 21:47 WIB
Sehari Setelah Diresmikan Presiden, Bank Emas Pegadaian Catat Lonjakan Deposito Emas

AKURAT.CO Sehari setelah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, layanan Bank Emas Pegadaian mendapat respons positif dari masyarakat, terutama pada produk Deposito Emas.

Tercatat, saldo Deposito Emas Pegadaian melonjak lebih dari 400 kg, naik signifikan dari sebelumnya yang berada di angka 300 kg.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa dalam waktu dua minggu sebelum peresmian, Deposito Emas sudah mencapai 300 kg atau senilai Rp 500 miliar.

"Itu sebelum diresmikan. Apalagi setelah diresmikan oleh Bapak Presiden, tentunya masyarakat akan semakin tertarik berinvestasi melalui Deposito Emas. Selain mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga emas, nasabah juga akan memperoleh imbal hasil dari deposito tersebut," ujar Damar, dikutip pada Jumat (28/2/2025).

Deposito Emas menjadi salah satu produk unggulan Bank Emas Pegadaian yang menawarkan skema investasi emas yang aman dan menguntungkan.

Baca Juga: Film Komang: Sinopsis, Jadwal Tayang, Daftar Pemain hingga Fakta Menarik

Produk ini memungkinkan nasabah menyimpan emas yang telah terstandarisasi di Pegadaian dengan jaminan keamanan serta perlindungan asuransi. Selain itu, tenor deposito fleksibel dengan imbal hasil menarik.

Untuk membuka Deposito Emas, nasabah harus memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade ke akun premium melalui Aplikasi Pegadaian Digital versi 6.1.0, serta bertransaksi minimal 5 gram emas.

Sementara itu, Direktur Utama BRI, Sunarso, selaku pimpinan induk usaha Pegadaian, optimistis bahwa keberadaan Bank Emas Pegadaian akan semakin mendekatkan layanan keuangan berbasis emas kepada masyarakat.

"Bank Emas ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menyimpan dan mengelola emas dengan aman. Pegadaian telah lama menjalankan layanan ini, dan kini dengan status sebagai Bank Emas, masyarakat tidak perlu khawatir tentang keamanannya," kata Sunarso.

Bank Emas atau Bullion Bank merupakan salah satu inisiatif dalam program Asta Cita Prabowo-Gibran.

Presiden Prabowo menyambut kehadiran Bank Emas Pegadaian dengan penuh kebanggaan, mengingat Indonesia adalah negara dengan cadangan emas terbesar keenam di dunia.

"Menjelang 80 tahun kemerdekaan, Indonesia akhirnya memiliki Bank Emas sendiri. Ini adalah langkah besar dalam sejarah bangsa," ujar Prabowo dalam sambutannya saat peresmian.

Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Stabilkan Harga Minyak Goreng Subsidi Jelang Ramadhan

Hadirnya Bank Emas diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan emas dalam negeri, memperkuat ekosistem industri emas nasional, meningkatkan cadangan emas negara, serta mengurangi ketergantungan pada penyimpanan emas di luar negeri.

Selain itu, langkah ini berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga Rp 245 triliun dan membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.

Pegadaian menjadi lembaga jasa keuangan pertama di Indonesia yang memperoleh izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024.

Dengan izin ini, Pegadaian resmi beroperasi sebagai Bank Emas dan dapat menjalankan berbagai layanan terkait emas, termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.