Akurat

Babak Baru Perang Dagang AS vs Uni Eropa: Saling Adu Tarif

Demi Ermansyah | 17 Februari 2025, 09:10 WIB
Babak Baru Perang Dagang AS vs Uni Eropa: Saling Adu Tarif

AKURAT.CO Ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa kembali memanas.

Setelah AS memberlakukan tarif impor tinggi pada baja dan aluminium, Uni Eropa kini mempertimbangkan langkah balasan dengan membatasi impor produk pangan AS.

Mengutip laporan Financial Times, Komisi Eropa tengah meninjau kemungkinan pembatasan terhadap produk pertanian AS, termasuk kedelai yang dinilai tidak sesuai dengan standar lingkungan Eropa.

Langkah ini diambil untuk melindungi petani Eropa dari persaingan produk impor yang lebih murah dan tidak sesuai dengan regulasi mereka.

Baca Juga: Ketika Kebijakan Trump Jadi Sumber Ketidakpastian Baru bagi The Fed

Merespons hal ini, Presiden AS Donald Trump tampaknya tidak gentar. Ia tetap berpegang pada kebijakan perdagangan timbal balik, yang berarti jika Uni Eropa membatasi produk AS, maka AS bisa membalas dengan tindakan serupa.

Trump menyatakan bahwa pembatasan impor ini justru bisa merugikan Uni Eropa sendiri.

"Biar saja mereka lakukan. Itu cuma akan merugikan mereka sendiri," ujar Trump santai.

Sebelumnya, Trump juga telah memberlakukan tarif 25% pada impor baja dan aluminium. Tidak hanya itu, AS juga sedang menyiapkan tarif tambahan untuk mobil, farmasi, dan semikonduktor yang berasal dari Uni Eropa.

Baca Juga: Negara-negara Asia Bersiap Hadapi Tarif Trump

Di tengah situasi ini, Komisioner Perdagangan Eropa Maros Sefcovic dijadwalkan bertemu pejabat AS di Washington. Melalui pertemuan ini, diharapkan bisa meredakan ketegangan dan mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Namun, Uni Eropa juga tidak menutup kemungkinan untuk membalas kebijakan AS jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan yang adil.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.