Akurat

Menag Dukung Ipemi dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Oktaviani | 6 Februari 2025, 07:57 WIB
Menag Dukung Ipemi dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyatakan komitmennya untuk mendukung Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) dalam upaya memberdayakan ekonomi perempuan.

Ketua Umum Ipemi, Ingrid Kansil, bersama Sekretaris Jenderal Ipemi, Nurwahidah Saleh, dan jajaran pengurus lainnya, bertemu dengan Nasaruddin di Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Pertemuan tersebut membahas peran strategis Ipemi dalam bidang dakwah serta pemberdayaan ekonomi perempuan.

Ingrid mengungkapkan kebahagiaannya atas dukungan yang diberikan oleh Menag.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu berkomitmen untuk bersinergi dengan Ipemi dalam menjalankan berbagai program Kemenag, termasuk program pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, 6 Februari 2025: Kembali Tunjukan Kenaikan

"Menag menyampaikan, insya Allah akan bersinergi dengan Ipemi dalam menjalankan program Kemenag, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi umat," ujar Ingrid dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Menurut Ingrid, kolaborasi antara kementerian, lembaga, dan organisasi masyarakat sangat penting untuk mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi perempuan, terutama dalam bidang keagamaan dan pengembangan strategi pemberdayaan yang efektif.

Saat ini, Ipemi memiliki jaringan luas yang mencakup 36 provinsi, 380 kabupaten/kota, 800 kecamatan, dan 17 negara.

Organisasi ini berkomitmen menjadi agen perubahan dalam membangun kemandirian ekonomi perempuan melalui dunia usaha.

"Sekitar 70 persen anggota Ipemi adalah pelaku usaha, sementara sisanya masih dalam tahap belajar dan ingin terjun ke dunia bisnis," jelas Ingrid.

Lebih lanjut, Ingrid menambahkan, peran Ipemi sejalan dengan Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam penguatan ekonomi nasional, peningkatan lapangan kerja, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan.

Baca Juga: Hari Kanker Sedunia, Pratikno Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

"Ipemi terus membangun kemandirian perempuan melalui wirausaha yang sejalan dengan Misi Asta Cita Pemerintah Kabinet Merah Putih menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Nasaruddin menekankan pentingnya peran pengusaha dalam mendukung dakwah.

Kemenag akan bersinergi dengan Ipemi untuk memperkuat ekonomi berbasis dakwah.

"Nabi Muhammad SAW lebih lama menjadi pengusaha dibandingkan sebagai nabi. Beliau diangkat menjadi nabi pada usia 40 tahun dan wafat pada usia 63 tahun," kata Nasaruddin.

Ia menegaskan, dakwah dapat hadir dalam berbagai profesi, termasuk dunia usaha.

Sinergi antara Kemenag dan Ipemi diharapkan dapat mendorong pengembangan ekonomi berbasis dakwah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.