Akurat

Stok BBM di SPBU Shell dan BP AKR Langka, Menteri Bahlil: Teknis Saja

Camelia Rosa | 3 Februari 2025, 17:42 WIB
Stok BBM di SPBU Shell dan BP AKR Langka, Menteri Bahlil: Teknis Saja

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menilai kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta terjadi lantaran masalah teknis. 

Pasalnya Bahlil mengaku bahwa pemerintah telah memberikan izin impor sejak Januari 2025. Sebagaimana diketahui, beberapa wktu lalu Shell dan BP AKR sempat mengaku mengalami kendala dalam pengadaan stok BBM di SPBU. 
 
"Oh Shell, tidak ada persoalan. Izin impornya kan sudah kita kasih, sudah selesai. Mungkin teknis saja kali di mereka," jelas Bahlil usai konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2024 di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).
 
 
Namun demikian, Bahlil tidak menyebutkan secara rinci kuota impor yang diberikan untuk masing-masing badan usaha. Ia hanya menekankan bahwa persoalan stok BBM di ranah pemerintah sudah tidak ada masalah karena izin impor sudah diberikan. 
 
"Kalau untuk BBM kita, hari ini semuanya clear. Artinya untuk konsumsi masyarakat itu nggak ada masalah. Bahwa ada perusahaan-perusahaan yang mungkin belum menjalankan atau mungkin barangnya masih dalam perjalanan, itu urusan mereka. Tapi yang jelas tugas saya adalah menjamin rakyat mendapat BBM," tuturnya. 
 
Bahlil juga menduga adanya kendala dari kapal angkut BBM dari SPBU Swasta yang mengakui kelangkaan stok. 
 
"Sekarang tidak ada isu tentang BBM. Cuman memang ada perusahaan-perusahaan swasta mungkin yang dimaksudkan ini adalah yang kapalnya belum tiba, gitu ya Ibu Erika (Kepala BPH Migas). Ini kan persoalan kapalnya aja," tukas Bahlil. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.