Prediksi Harga Bitcoin 2025: BTC Diproyeksikan Tembus USD200.000 di Tengah Optimisme Pasar

AKURAT.CO Bitcoin (BTC), mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, diprediksi akan mengalami lonjakan harga signifikan sepanjang 2025.
Para analis optimis bahwa BTC dapat menembus angka USD 122.000 dalam waktu dekat, bahkan mencapai USD 200.000 pada paruh kedua tahun ini.
Optimisme ini didukung oleh faktor-faktor fundamental, termasuk kebijakan moneter global yang lebih longgar dan meningkatnya adopsi institusional terhadap aset digital.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di atas USD105.000, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD109.356 yang tercapai pada 20 Januari 2025.
Meskipun sempat memasuki fase konsolidasi dalam kisaran USD92.000 hingga USD106.000 sejak November 2024, para analis percaya tren bullish akan berlanjut sepanjang tahun.
Baca Juga: Lonjakan Kendaraan Meninggalkan Jabotabek di H-3 Libur Panjang Imlek dan Isra Mikraj 2025
Kepala Riset di 10x Research, Markus Thielen, memproyeksikan harga Bitcoin dapat mencapai USD122.000 pada bulan depan.
Ia menjelaskan, lonjakan ini didorong oleh keberhasilan BTC dalam menguji ulang breakout wedge-nya, yang sebelumnya mendorong harga dari USD98.937 ke lebih dari USD107.000.
Thielen juga mencatat, kombinasi berkurangnya kekhawatiran inflasi, kebijakan dovish dari The Fed, serta tarif perdagangan yang lebih ringan telah menjadi katalis utama kenaikan BTC sejak disahkannya ETF Bitcoin Spot.
Momentum tersebut menghasilkan kenaikan bertahap sebesar USD16.000–18.000 sejak November 2024.
Geoffrey Kendrick, Kepala Penelitian Kripto di Standard Chartered, lebih optimis lagi dengan memprediksi harga Bitcoin mencapai USD 200.000 pada akhir 2025.
Aliran dana institusional ke ETF Bitcoin menjadi pendorong utama proyeksi ini, seiring meningkatnya minat dari institusi besar terhadap aset digital sebagai bagian dari portofolio investasi mereka.
Para analis menyebut beberapa faktor utama yang mendukung proyeksi bullish ini, antara lain:
Baca Juga: BRI Microfinance Outlook 2025: Kupas Peran UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
1. Meredanya Inflasi
Inflasi global yang terkendali meningkatkan daya tarik aset lindung nilai seperti Bitcoin dan emas.
2. Adopsi Institusional
Minat institusi besar terhadap Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang terus tumbuh, didukung oleh persetujuan ETF Bitcoin Spot.
3. Momentum Teknis Positif
Pola cup-and-handle yang terdeteksi pada grafik mingguan Bitcoin menunjukkan potensi breakout besar, memperkuat keyakinan para analis.
4. Kebijakan Moneter Dovish
Sikap dovish dari The Fed turut menciptakan lingkungan pasar yang mendukung kenaikan aset berisiko seperti Bitcoin.
Perusahaan investasi VanEck memproyeksikan bahwa harga Bitcoin dapat mencapai USD 180.000 pada kuartal pertama 2025 sebelum terkoreksi hingga 30 persen.
Namun, VanEck optimistis BTC akan kembali menguat menjelang akhir tahun. Sementara itu, Standard Chartered mematok target lebih ambisius, yakni USD200.000 pada akhir 2025.
Keith Alan, salah satu pendiri Material Indicators, mengidentifikasi pola teknis yang mengisyaratkan potensi kenaikan besar, dengan target ambisius USD200.000 dianggap realistis jika momentum saat ini terus terjaga.
Baca Juga: PAN Soal Wacana Pertemuan Megawati-Prabowo: Pertanda Baik bagi Politik Nasional
Meskipun optimisme terhadap Bitcoin tetap tinggi, tantangan jangka pendek seperti potensi aksi ambil untung dan dampak perayaan Tahun Baru Imlek dapat memengaruhi pergerakan harga dalam waktu dekat.
Namun, analis percaya pasar akan kembali menguat pada kuartal kedua 2025.
Jika target ambisius harga Bitcoin tercapai, ini akan membawa keuntungan besar bagi para investor dan memperkuat posisi Bitcoin sebagai pilar ekonomi digital masa depan.
Dengan dukungan dari institusi besar, BTC tampaknya berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu aset utama dalam era transformasi keuangan global.
Optimisme terhadap Bitcoin terus tumbuh, didukung oleh sentimen pasar yang positif dan analisis teknikal yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut.
Tahun 2025 menjadi momen krusial untuk membuktikan kekuatan Bitcoin sebagai aset investasi yang mendominasi pasar kripto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










