Akurat

Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Ojek Online Akan Tetap Menerima Subsidi BBM

Tim Redaksi | 5 Desember 2024, 20:23 WIB
Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Ojek Online Akan Tetap Menerima Subsidi BBM

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal positif terkait kemungkinan pengemudi ojek online (ojol) mendapatkan subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Baca Juga: Bahlil: Dewan Energi Nasional Fokus Bahas Aturan Nuklir di 2025

Bahlil menjelaskan bahwa skema subsidi masih dalam tahap pembahasan dan salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah kombinasi antara subsidi langsung untuk bahan bakar dan pengalihan subsidi ke Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Dalam skema subsidi itu kita masih godok, itu sampai sekarang belum selesai. Salah satu di antaranya adalah skemanya itu mungkin blending antara ada subsidi bahan dan ada pengalihan subsidi ke BLT. Nah, terkait dengan UMKM, semua UMKM itu kemungkinan besar akan disubsidikan secara bahan. Jadi kalau dia minyak, kita tidak akan mengalihkan ke BLT. Nah, ojol itu akan masuk ke dalam kategori UMKM,” ujar Bahlil, saat ditemui di Jakarta, Rabu (4/12/2024).

Bahlil juga menambahkan bahwa Kementerian ESDM tengah melakukan kajian untuk membedakan kendaraan yang digunakan untuk usaha ojol dan yang bukan.

“Subsidi akan kita kasih, dalam exercise salah satu di antaranya adalah plat kuning tetap akan mendapatkan subsidi. Tetapi untuk ojol, yang sekarang lagi terjadi dinamika, kita lagi exercise bagaimana cara membedakan mana plat yang usaha ojol dan mana yang bukan. Tetapi yang untuk ojol tetap, karena mereka UMKM,” tegasnya.

Bahlil mengungkapkan bahwa Kementerian ESDM saat ini menunggu pemadanan data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai landasan utama formulasi subsidi BBM dan listrik yang tepat sasaran.

Langkah ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi diberikan kepada pihak yang benar-benar berhak, termasuk pengemudi ojek online yang tergolong sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pernyataan terbaru Bahlil ini juga bertujuan untuk meluruskan kontroversi yang muncul akibat komentarnya pada Rabu (27/11/2024) lalu. Saat itu, dirinya menyebutkan bahwa subsidi BBM hanya akan diberikan kepada kendaraan berplat kuning, sehingga pengemudi ojol yang menggunakan kendaraan pribadi dianggap tidak berhak.

“Yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang berplat kuning, supaya harga transportasinya enggak boleh naik, harga angkutannya enggak boleh naik. Kalau angkutan barang yang berplat hitam, ya ubah ke plat kuning, karena kita ingin memberikan ini kepada yang berhak,” kata Bahlil dalam pernyataannya kala itu.

Komentar tersebut menuai protes dari komunitas ojol yang mengancam akan menggelar aksi demonstrasi jika subsidi BBM untuk mereka dicabut. Namun, Bahlil menegaskan bahwa pernyataannya saat itu telah disalahartikan.

Baca Juga: Harga BBM November

Bahlil juga menekankan pentingnya penyaluran subsidi yang tepat sasaran, khususnya bagi pelaku usaha seperti pengemudi ojol. Menurutnya, mayoritas pengemudi ojol menggunakan kendaraan pribadi, sehingga diperlukan mekanisme khusus untuk memastikan subsidi hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar bergantung pada kendaraan tersebut untuk usaha.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Tim Redaksi
R