Akurat

Mapei Hadirkan Perekat Ubin Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

M. Rahman | 25 November 2024, 19:53 WIB
Mapei Hadirkan Perekat Ubin Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

AKURAT.CO Sektor konstruksi di Indonesia terus berkembang pesat. Itu terlihat dari peningkatan kebutuhan akan infrastruktur modern. Namun, proyek konstruksi menyumbang emisi karbon yang signifikan dan memengaruhi kondisi lingkungan. Konstruksi ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi tantangan.

Untuk merespons tantangan tersebut, Mapei Indonesia yang merupakan bagian dari grup global Mapei dan telah menjadi pelopor solusi konstruksi sejak 1937, menghadirkan Keraflex Maxi S1 Zero, perekat ubin yang sepenuhnya mengkompensasi karbon (carbon fully offset). Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri konstruksi akan material berkualitas tinggi yang tidak hanya efisien tetapi juga memberikan kontribusi nyata pada pelestarian lingkungan.

Menurut CEO Mapei, Marco Squinzi, Keraflex Maxi S1 Zero merupakan bagian dari lini produk Zero Line, yang menggunakan metodologi Life Cycle Assessment (LCA) untuk menghitung dan mengurangi dampak lingkungan sepanjang siklus hidup produk. Residual emisi karbon dari produk ini diimbangi melalui pembelian kredit karbon bersertifikasi yang mendukung proyek reforestasi dan perlindungan keanekaragaman hayati.

Baca Juga: KADI Mulai Penyelidikan Antidumping Impor Ubin Keramik Dari Tiongkok

"Keberlanjutan adalah salah satu pilar yang mendasari berdirinya Mapei. Sebuah nilai yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi dengan cara yang sinergis dan baik. Melalui penelitian dan pengembangan berkelanjutan, Mapei bangga menjadi pionir di sektor ini dengan memperkenalkan produk ramah lingkungan seperti Keraflex Maxi S1 Zero," kata Marco dikutip Senin (25/11/2024).

Teknologi Carbon Fully Offset

Keraflex Maxi S1 Zero tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memenuhi standar tertinggi dalam kualitas perekat ubin. Pertama, bebas VOC (Volatile Organic Compounds), menjamin kesehatan pengguna dan lingkungan. Kedua, daya tahan tinggi sehingga mengurangi kebutuhan perbaikan dan limbah konstruksi. Terakhir, mengkompensasi karbon sepenuhnya, yang berarti, semua emisi karbon diimbangi, mulai dari produksi hingga distribusi.

Menurut Managing Director PT. Mapei Indonesia, Ulas Aygun, keraflex Maxi S1 Zero juga memenuhi standar internasional C2TES1, memberikan kinerja unggul dalam daya rekat, fleksibilitas, dan ketahanan di berbagai kondisi aplikasi. Melalui produk Zero Line, Mapei Indonesia tidak hanya menyediakan solusi konstruksi berkualitas tetapi juga mendukung berbagai proyek keberlanjutan global. Dana yang dihasilkan digunakan untuk proyek energi terbarukan dan reforestasi, memperkuat komitmen Mapei terhadap pelestarian planet ini.

Bukti nyata kontribusi Mapei di Indonesia adalah proyek REDD+ di Indonesia. Proyek Cagar Alam Rimba Raya di Kalimantan Tengah melindungi 64.500 hektar hutan rawa gambut, salah satu ekosistem dengan karbon terpadat di dunia, dari deforestasi dan degradasi. Upaya ini bertujuan mencegah pelepasan karbon dioksida yang memicu perubahan iklim sekaligus menjaga keanekaragaman hayati dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain menyediakan solusi, Mapei juga berperan dalam mengedukasi konsumen tentang pentingnya memilih perekat ubin berkualitas tinggi yang ramah lingkungan. Dengan teknologi terkini dan sertifikasi EPD (Environmental Product Declaration), Keraflex Maxi S1 Zero menjadi pilihan tepat untuk proyek konstruksi masa kini.

"Keraflex Maxi S1 Zero adalah contoh nyata bagaimana Mapei tidak hanya berfokus pada kualitas produk tetapi juga pada keberlanjutan. Dengan bangga diproduksi di pabrik kami di Cikarang, Indonesia, produk ini menampilkan integrasi produksi lokal dengan keahlian global Mapei dalam solusi konstruksi yang inovatif. Meskipun kami membawa yang terbaik dari portofolio global kami ke Indonesia, Keraflex Maxi S1 Zero hanyalah salah satu dari sekian banyak produk yang dirancang untuk memenuhi standar kinerja dan keberlanjutan tertinggi,” ujar Ulas.

Ulas juga menambahkan bahwa Mapei berharap dapat berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan industri untuk mengeksplorasi bagaimana solusi mereka dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan lebih berkelanjutan untuk Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa