Akurat

Kapal Arco Ardjuna Pensiun Usai Beroperasi 50 Tahun Lebih

Silvia Nur Fajri | 10 Agustus 2024, 18:01 WIB
Kapal Arco Ardjuna Pensiun Usai Beroperasi 50 Tahun Lebih

AKURAT.CO Kapal penampung produksi minyak Arco Ardjuna, yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), akan memasuki masa pensiun bulan ini setelah lebih dari lima dekade beroperasi.

Kapal floating storage and offloading (FSO) Arco Ardjuna, yang terletak sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa, merupakan fasilitas penampung minyak terapung pertama di Indonesia dan yang tertua yang masih aktif di dunia.

Menurut General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, FSO Arco Ardjuna akan selalu diingat sebagai bagian penting dalam sejarah industri minyak dan gas di Indonesia. "FSO Arco Ardjuna bukan hanya sebuah fasilitas, tetapi juga rumah kedua bagi kami. Meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah sedikit, semangat dan kerja keras seluruh tim selalu menjadi kekuatan utama kami," ujar Muzwir dikutip Sabtu (10/8/2024).

Baca Juga: Lelang Kapal FSO Ardjuna Sakti, Kementerian ESDM Hemat APBN Rp3 Miliar Per Tahun

Arco Ardjuna berfungsi sebagai fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyalur minyak mentah sebelum diangkut menggunakan tanker ekspor ke lokasi kilang pengolahan untuk diproses. Mulai beroperasi sejak tahun 1972, kapal ini telah berperan penting sebagai tulang punggung produksi minyak di lapangan lepas pantai PHE ONWJ dan merupakan simbol keandalan teknologi.

FSO Arco Ardjuna, dengan panjang 142,6 meter, lebar 48,2 meter, dan bobot 153.202 ton, memiliki kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel. Kapal ini telah berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Pertamina berencana mengganti FSO Arco Ardjuna dengan fasilitas penampungan baru yang lebih modern, efisien, dan andal.

Menurut manajemen PHE ONWJ, penggantian ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan keandalan serta keselamatan operasi dan lingkungan, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri minyak dan gas saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.