Akurat

Xurya Kembali Terima Pendanaan USD55 Juta dari AC Ventures Dkk

M. Rahman | 1 Juli 2024, 16:25 WIB
Xurya Kembali Terima Pendanaan USD55 Juta dari AC Ventures Dkk

AKURAT.CO Xurya mengumumkan telah memperoleh dana investasi sebesar USD55 juta. Putaran investasi kali ini dipimpin Norfund, Swedfund, Clime Capital, BII, dan AC Ventures.

Sebelumnya pada 2022, Xurya mendapatkan pendanaan sebesar USD33 juta dari East Ventures, Mitsui & Co. (Mitsui), Saratoga, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), Schneider Electric, dan New Energy Nexus. GoTo Ventures (d/h Tokopedia) juga termasuk sebagai investor tahap awal Xurya. Dengan penambahan investasi ini, total pendanaan yang diterima Xurya sampai saat ini telah mencapai lebih dari USD88 juta (Rp1,5 triliun).

Menurut Managing Director Xurya, Eka Himawan, dana segar ini akan membantu Xurya agar mampu bersaing dalam skala global. "Dengan dukungan para investor kelas dunia ini, kami tidak hanya akan terus menghasilkan inovasi guna mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan, namun juga berambisi menjadi perusahaan kelas dunia dalam beberapa tahun mendatang," tutur Eka dikutip Senin (1/7/2024).

Baca Juga: Xurya Gandeng Samator Genjot Bisnis PLTP Atap

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim. Untuk mengatasi risiko tersebut, Pemerintah telah menyusun sebuah roadmap untuk merealisasikan target net zero emission (NZE) sebelum 2060. Di dalamnya termasuk peningkatan porsi energi terbarukan seperti PLTS dalam bauran energi nasional.

"Target NZE 2060 yang telah ditetapkan Pemerintah merupakan suatu target yang sangat ambisius, namun kami yakin bahwa dengan gotong-royong, kita akan dapat mencapainya. Xurya siap bekerja sama dengan seluruh pihak dalam mencapai target ini," tukas Eka.

Senada, SVP Renewable Energy Norfund, Anders Blom menambahkan bahwa investasi ini selaras dengan misi Climate Investment Fund, yaitu berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca melalui investasi dalam sektor energi terbarukan di negara berkembang.

Sementara itu, Investment Director Energy & Climate Swedfund, Gunilla Nilsson menyampaikan dengan misi bersama untuk memerangi perubahan iklim di negara yang memiliki emisi karbon yang tinggi, dan dengan fokus pada pengukuran dampak [sosial dan lingkungan], pihaknya berharap dapat berkontribusi aktif bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

Didirikan pada 2018, Xurya memiliki visi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis dalam mengadopsi energi terbarukan, yaitu biaya pemasangan awal yang tinggi. Xurya memberikan solusi berupa model sewa PLTS atap tanpa biaya awal bagi para pelaku bisnis agar dapat beralih ke energi terbarukan dengan mudah.

Hingga saat ini, Xurya telah memiliki lebih dari 170 PLTS yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. PLTS Xurya telah berkontribusi dalam menghindari emisi karbon sebesar 152.000 ton CO2 per tahun dan menghasilkan lebih dari 1.600 lapangan kerja hijau.

Dengan dana dari putaran investasi saat ini, Xurya diproyeksikan dapat meningkatkan lagi kontribusinya dalam penghindaran emisi karbon sebesar 370.000 ton CO2 per tahun. Xurya juga aktif sebagai anggota Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), dan berpartisipasi sebagai pelatih dan pakar dalam berbagai kegiatan 'training of trainers' di bidang teknis PLTS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa