Tripatra Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work For in Asia dan Sustainable Workplace

AKURAT.CO PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA), penyedia solusi berbasis rekayasa teknik terkemuka di Indonesia, dianugerahi dua penghargaan bergengsi dalam ajang yang diselenggarakan oleh HR Asia di Jakarta pada tanggal 31 Mei 2024. Tahun ini, Tripatra kembali menjadi salah satu "Best Companies to Work for in Asia 2024” selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021 sebagai salah satu tempat bekerja terbaik di Asia.
Selain itu,Tripatra juga menerima penghargaan sebagai "Sustainable Workplace" berkat komitmen perusahaan terhadap penciptaan lingkungan kerja yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Menurut President Director & CEO PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA), Raymond Naldi Rasfuldi, pihaknya berterima kasih kepada HR Asia atas penghargaan yang sangat membanggakan ini. "Merupakan komitmen kami untuk menjadikan Tripatra sebagai tempat berkarya pilihan bagi anak bangsa bertalenta di tengah lingkungan kerja yang kondusif," ujarnya dikutip Kamis (20/6/2024).
Berdiri sejak 1973, dalam menerapkan budaya kerja dan menjalankan bisnisnya, TRIPATRA senantiasa memegang erat tata nilai nilai EPITA: Ethical (Etika), Professional (Profesional), Innovative (Inovatif), Thriving in Challenge (Mampu Berkembang dalam Tantangan) dan Agile (Tangkas).
Tripatra memfokuskan diri untuk menjaga Employee Value Proposition (EVP) agar tetap memberikan manfaat dan nilai kepada karyawan atau yang disebut juga dengan Insan Tripatra. Sebagai perusahaan yang berintegrasi, Tripatra berupaya memberikan Nilai yang Bertujuan Baik (purposeful values) dengan menerapkan kebijakan komprehensif terkait sistem Whistle-Blowing, Program Perlindungan Retaliasi, dan pelaksanaan komitmen ESG (Environmental, social, & governance).
Baca Juga: Tekan Emisi, Tripatra Digandeng Pupuk Kaltim Revamping Pabrik Tertua
Nilai-nilai lainnya juga menjadi fokus utama Tripatra, khususnya dalam penciptaan Lingkungan kerja yang aman dan kolaboratif (safe & collaborative environment) dengan penerapan suasana kerja yang fleksibel demi mendukung produktivitas dan kerjasama tim; Keberagaman, kesetaraan dan inklusif (diversity, equity & inclusion) dengan memberikan kesempatan yang setara bagi semua Insan Tripatra; Pertumbuhan karir secara personal & professional (personal & professional growth) melalui berbagai program pengembangan berbasis kompetensi; dan Apresiasi & penghargaan (appreciation & recognition) yang kompetitif berdasarkan potensi, kontribusi maupun performa kinerja yang diberikan.
Penerapan EVP tersebut menjadi competitive value bagi para talenta khususnya di bidang STEM (science, technology, engineering and math) dan menjadi salah satu strategi perusahaan untuk dapat terus beradaptasi di tengah kondisi bisnis yang senantiasa berubah.
Guna mendukung keberlanjutan talenta muda di bidang STEM ini, Tripatra menghadirkan berbagai program seperti Young Graduates Program bagi lulusan kampus-kampus terbaik di Indonesia, Engineering for Teenager Program bagi siswa-siswi sekolah yang memiliki aspirasi menjadi insinyur di masa depan, serta juga memberikan beasiswa bagi putra/putri karyawan berprestasi, khususnya di bidang IPA.
Senada, Human Capital & Transformation Director TRIPATRA, Rizki Amelia menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mendukung inisiatif pengembangan kompetensi dan kesejahteraan karyawan, sambil terus berkontribusi pada industri rekayasa teknik dan energi melalui aktivitas operasional yang mengedepankan aspek keberkelanjutan. "Pengembangan sumber daya menjadi nomor satu bagi TRIPATRA guna memastikan kepuasan pelanggan, rekan, maupun stakeholder di bidang konstruksi and engineering," imbuhnya.
Lebih lanjut Rizki Amelia mengatakan bahwa perusahaan telah dan akan terus memberikan kesempatan karyawan untuk berinovasi dan belajar melalui pengalaman melaksanakan berbagai jenis proyek, coaching/mentoring, serta berbagai program pelatihan untuk menjadi tenaga profesional yang mampu memberikan solusi rekayasa/engineering di berbagai sektor, termasuk di sektor energi terbarukan (renewable energy).
"Hal ini kami lakukan untuk merespons kebutuhan pelanggan dan mitra kerja kami dalam pembangunan, pemeliharaan, pengawasan proyek berbagai aset strategis, maupun demi mendukung upaya transisi energi dan akselerasi hilirisasi di Indonesia," ujarnya.
Selain terus mendukung pengembangan talenta dan peningkatan kinerja perusahaan, Tripatra juga tetap berfokus dalam mendorong transformasi energi hijau dan menghadirkan solusi berkelanjutan.
Baru-baru ini, perusahaan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pupuk Kalimantan Timur untuk memulai proses pembaruan pabrik tertuanya yaitu Pabrik Amonia-2 bulan Mei tahun ini. Sebelumnya, pada bulan April, perusahaan juga bekerja sama dengan PT Energasindo Heksa Karya (EHK), PT Pasir Tengah (Paste), dan beberapa perusahaan lainnya untuk pengembangan Compressed Bio Methane (CBM) dan memanfaatkan potensi limbah organik dari peternakan sapi sebagai sumber energi.
Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mempromosikan inovasi energi berkelanjutan, mendukung target net zero emission pada tahun 2060, dan mencegah perubahan iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








