Akurat Logo

Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron

Lufaefi | 24 September 2026, 08:10 WIB
Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
Gus Liur Ulama Muda NU - ANTARA

AKURAT.CO Klaim mengenai dugaan aliran dana senilai Rp480 miliar menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang kembali menjadi sorotan. Tokoh NU Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyebut uang tersebut dibawa dari kawasan Jakarta menggunakan dua Toyota Land Cruiser yang diangkut dengan kendaraan towing.

Gus Lilur menyampaikan informasi tersebut dalam program Madilog Forum Keadilan. Menurut dia, setiap Land Cruiser disebut membawa sekitar Rp240 miliar sehingga total dana yang dibawa mencapai Rp480 miliar.

“Secara informal mereka menjelaskan bahwa ada dua mobil Land Cruiser yang berangkat dari satu tempat di Selatan-Timur Jakarta,” kata Gus Lilur.

Ia menyebut kedua mobil tersebut tidak dikendarai langsung menuju Jombang, melainkan diangkut menggunakan dua kendaraan towing.

Baca Juga: Gus Ipul Ancam Tempuh Jalur Hukum Penyebar Hoaks Muktamar NU

“Land Cruiser ini naik towing, jadi Land Cruiser ini bukan jalan sendiri, naik towing. Jadi dua Land Cruiser, dua towing. Berangkat dari Jakarta dibawa ke Jombang,” ujarnya.

Gus Lilur mengatakan informasi tersebut diperolehnya secara informal ketika bertemu sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan penyidikan KPK. Ia juga menyebut informasi itu dikaitkan dengan keterangan pihak yang terjaring operasi tangkap tangan serta pemeriksaan digital terhadap telepon seluler yang diamankan penyidik.

Namun, klaim mengenai aliran dana Rp480 miliar tersebut belum dinyatakan sebagai fakta perkara oleh KPK. Informasi tersebut masih berupa keterangan yang disampaikan Gus Lilur dan perlu dibuktikan melalui proses penyidikan.

Dari total Rp480 miliar yang disebutnya, Gus Lilur menguraikan dugaan sumber dana tersebut. Sekitar Rp150 miliar disebut berasal dari oknum institusi berinisial P, sementara Rp150 miliar lainnya dikaitkan dengan oknum institusi berinisial B.

Adapun sisa Rp180 miliar disebut Gus Lilur berkaitan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

“Nah, Rp180 (miliar) itu dikabarkan kreasinya NW. Ya, NW itu Nusron Wahid,” kata Gus Lilur.

Klaim tersebut muncul bersamaan dengan proses penyidikan KPK dalam perkara dugaan suap terkait pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Dalam perkara tersebut, KPK sebelumnya menyita uang sekitar Rp106,3 miliar. Penyidik juga disebut masih menelusuri penggunaan dan asal-usul uang tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan kegiatan organisasi maupun kepentingan pribadi.

Muktamar ke-35 NU sendiri digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Forum tersebut merupakan forum musyawarah tertinggi NU yang membahas arah organisasi dan kepengurusan untuk periode berikutnya.

Baca Juga: NU Online Institut Buka Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 bagi 50 Santri, Ini Syaratnya

Dugaan aliran dana ke Muktamar NU tersebut telah dibantah oleh Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, yang ketika Muktamar berlangsung menjabat sebagai Ketua Organizing Committee.

Gus Ipul menyatakan mengetahui proses pembiayaan Muktamar dan membantah adanya dana yang berasal dari perkara dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN untuk membiayai forum tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi