Ditekan Penurunan Harga Gabah, NTP Petani April 2024 Susut 2,18 Persen

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) untuk bulan April 2024 mengalami penurunan sebesar 2,18% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, penurunan ini dipicu oleh turunnya indeks harga terima petani, terutama yang dipengaruhi oleh harga gabah.
"Komoditas yang dominan mempengaruhi penurunan It nasional adalah gabah, jagung, cabai rawit, dan cabai merah," ujarnya, Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga: Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2024 Naik 2,28 Persen
Selanjutnya, Amalia menjelaskan bahwa harga rata-rata gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) mengalami penurunan masing-masing sebesar 15,58% dan 14,32%.
"Di sisi lain, terdapat komoditas yang dominan menghambat penurunan nasional, yaitu bawang merah, kakao, dan kelapa sawit," tambahnya.
Meskipun terjadi penurunan indeks harga yang diterima petani, indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,45%. Hal ini menyebabkan penurunan secara keseluruhan pada NTP nasional.
NTP merupakan indikator penting untuk melihat tingkat daya beli petani di perdesaan.
Penurunan NTP juga terjadi di tingkat provinsi, dengan penurunan terbesar terjadi di Provinsi Banten sebesar 6,31%. Sebaliknya, Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 6,81%.
Amalia menjelaskan bahwa kenaikan NTP di Sulawesi Barat disebabkan oleh kenaikan harga komoditas kakao dan kelapa sawit.
"Kenaikan harga komoditas dari subsektor tanaman perkebunan rakyat mendorong kenaikan It di provinsi ini," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










