Akurat

Harga Komoditas Lesu, Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Kuartal I-2024 Terjun 18 Persen ke Rp6,09 T

M. Rahman | 1 Mei 2024, 17:55 WIB
Harga Komoditas Lesu, Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Kuartal I-2024 Terjun 18 Persen ke Rp6,09 T

AKURAT.CO Emiten Batu Bara milik Garibaldi Thohir, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencetak laba inti (tak termasuk komponen non operasional setelah pajak) USD440 juta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024, turun 18% dari periode sebelumnya.

Adapun laba bersih ADRO turun menjadi USD374,3 juta atau setara Rp6,09 triliun. Sebelumnya, di kuartal I-2023 ADRO mencetak laba bersih sebesar USD458,04 juta.

Presiden Direktur dan CEO ADRO, Garibaldi Thohir mengatakan EBITDA operasional perseroan mencapai USD604 juta pada periode tersebut, dengan margin EBITDA operasional 42%.

Perseroan juga mencatatkan  kenaikan 5% pada volume penjualan menjadi 16,48 juta ton. Meskipun demikian, pendapatan usaha turun 22% dari USD1,8 miliar ke USD1,4 miliar karena penurunan 26% pada harga jual rata-rata (ASP).

Baca Juga: Adaro Mineral Cetak EBITDA Operasional USD573,5 Juta di 2023, Naik 17 Persen

"Di tengah ketidakpastian global dan kondisi harga yang melemah, kami mempertahankan
komitmen terhadap efisiensi biaya. Lebih lanjut, posisi neraca dan keuangan secara
keseluruhan tetap sehat, sehingga menyediakan fleksibilitas pada saat ini," ujarnya dikutip Rabu (1/5/2024). 

Ditambahkan, sejalan dengan rencana investasi, belanja modal naik 56% menjadi USD206 juta. Belanja modal terutama digunakan untuk alat berat, tongkang dan infrastruktur pendukung di rantai pasokan.

Perseroan juga memulai investasi di smelter aluminium dan fasilitas pendukungnya. Posisi keuangan perseroan tetap sehat dengan posisi kas bersih USD1,75 miliar pada akhir Maret 2024.

"Operasi kami memulai tahun ini dengan baik, dan investasi yang kami perluas ke bisnisbisnis baru berjalan baik sesuai panduan yang telah kami tetapkan," imbuhnya.

Dari sisi neraca, aset ADRO naik 7% menjadi USD10,46 miliar, dari USD9,82 miliar di akhir kuartal I-2023.

Lalu total liabilitas pada akhir kuartal I-2024 tercatat sebesar USD2,67 miliar, atau turun 4% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total ekuitas ADRO tercatat USD7,79 miliar, naik 11% secara tahunan karena peningkatan laba ditahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa