Diburu Masyarakat, Penjualan Emas di Aceh Naik 85 Persen Jelang Lebaran 2024

AKURAT.CO Dengan mendekati perayaan Lebaran 2024, antusiasme masyarakat Aceh terhadap perhiasan emas mengalami peningkatan signifikan sekitar 85% dibanding periode normal.
Salah seorang pedagang di toko emas di Pasar Aceh, Banda Aceh, Ibrahim mengatakan penjualan emas di tokonya naik kisaran 85% dibanding periode normal. Ia menilai meningkatnya minat warga dalam membeli emas saat harga naik disebabkan oleh tradisi masyarakat Aceh yang mengenakan perhiasan saat merayakan Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Searah, harga emas juga naik mencapai Rp3.859.000 per mayam (3,33 gram) dan sebelumnya Rp3.840.000. Diakuinya tren memakai perhiasan saat lebaran tidak hanya menjadi gaya fashion, tetapi juga mempengaruhi penjualan emas di Banda Aceh.
Baca Juga: Harga Emas Global Bakal Tembus USD2.370 per Troyounce Karena Ini
"Hari ini Rp3.859.000 (per mayam), kemarin Rp3.840.000 (per mayam)," ungkapnya kepada Akurat.co, Senin (8/4/2024).
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir, pengunjung toko tidak hanya membeli emas, tetapi juga melakukan berbagai aktivitas seperti tukar tambah, tukar model, bahkan mengubah emas dalam jumlah besar menjadi beberapa jenis perhiasan.
Sebagian warga juga hanya mencuci perhiasan mereka agar terlihat lebih bagus saat dikenakan pada momen lebaran. "Ini merupakan kebiasaan masyarakat Aceh saat menyambut Lebaran," kata Ibrahim.
Meskipun demikian, pedagang lainnya yang bernama Mirza mengungkapkan ada juga sebagian warga yang memilih untuk menjual emas mereka menjelang Lebaran, terutama sebelum Ramadan. Serta, Mirza menyatakan bahwa kebanyakan dari mereka yang menjual emas adalah pengusaha, terutama di bidang busana, yang membutuhkan modal dagang.
"Biasanya ada banyak pengusaha utamanya pedagang baju untuk modal usaha," jelas Mirza.
Namun, ada juga yang menggunakan hasil penjualan emas untuk kebutuhan rehabilitasi rumah. Tren ini menunjukkan bagaimana budaya dan tradisi lokal turut memengaruhi pasar emas di Banda Aceh menjelang momen lebaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










