Akurat

Pailit, Perusahaan Kosmetik Asal Inggris The Body Shop Tutup Toko di AS

Silvia Nur Fajri | 13 Maret 2024, 18:34 WIB
Pailit, Perusahaan Kosmetik Asal Inggris The Body Shop Tutup Toko di AS

AKURAT.CO Perusahaan kosmetik terkenal asal Inggris, The Body Shop mengumumkan penutupan seluruh operasional mereka di Amerika Serikat menyusul kebangkrutan anak usaha mereka di negara itu. Pengajuan kebangkrutan ini telah disampaikan kepada pihak terkait pada awal Maret 2024.

The Body Shop menegaskan bahwa kebangkrutan ini terjadi karena tingginya tingkat inflasi yang telah melanda Negeri Paman Sam dalam beberapa tahun terakhir. Dampaknya, banyak konsumen kalangan kelas menengah mengurangi pembelian produk kosmetik.

Berdasarkan situs resmi perusahaan, The Body Shop, didirikan pada 1976 di Inggris oleh aktivis hak asasi kemanusiaan dan lingkungan hidup Dame Anita Roddick. Ini adalah salah satu perusahaan pertama yang melarang pengujian pada hewan untuk banyak produknya dan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan.

Baca Juga: The Body Shop Bangkrut, Terlilit Utang Hingga Rp51 Miliar!

Lebih dari 40 tahun yang lalu, pendekatan semacam ini merupakan yang hal yang baru khususnya di industri kosmetik global. Namun menurut Dame Anita langkah yang diambil tokonya itu sangatlah penting mengingat bagaimana sebuah industri atau bisnis dapat memberikan dampak sosial yang sangat besar.

"Bisnis membentuk dunia. Ia mampu mengubah masyarakat dengan cara apa pun yang dapat Anda bayangkan," kata Dame Anita sebagaimana dikutip dari situs resmi perusahaan, Rabu (13/3/2024).

The Body Shop, merek kosmetik yang dikenal dengan kesadarannya akan lingkungan, telah menempuh perjalanan yang menarik sejak awal didirikan oleh Anita Roddick. Salah satu tonggak penting dalam sejarah perusahaan ini adalah kampanye ‘Selamatkan Paus’, yang diluncurkan pada tahun 1986 sebagai upaya untuk melawan penangkapan paus yang kejam dan mempromosikan penggunaan minyak jojoba sebagai alternatif ramah lingkungan.

Kerjasama dengan organisasi non-profit Greenpeace membantu memperkuat posisi The Body Shop sebagai pelopor kesadaran lingkungan dalam industri kosmetik. Sukses kampanye ini membantu meningkatkan popularitas The Body Shop, sehingga menarik perhatian merek-merek besar seperti L’Oréal.

Pada tahun 2006, The Body Shop diakuisisi oleh L’Oréal, tetapi perjalanan tidak berhenti di sana. Pada tahun 2017, perusahaan ini bergabung dengan Natura & Co asal Brasil. Namun, tak lama setelah itu, pada tahun 2023, The Body Shop kembali berpindah tangan setelah diakuisisi oleh Aurelius Group, sebuah perusahaan investasi yang berfokus pada ekuitas swasta, utang, dan real estat.

Dengan akuisisi terbaru ini, The Body Shop kini berada di bawah naungan Aurelius Group. Sebagai perusahaan investasi yang telah sukses menyelesaikan lebih dari 300 transaksi dan memberikan imbal hasil menarik bagi investor, Aurelius Group membawa harapan baru bagi masa depan The Body Shop. Dengan kepemilikan baru ini, The Body Shop diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu pemimpin dalam industri kosmetik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.