Akurat

Belajar Perancangan Tata Udara, 44 Mahasiswa UPH Company Visit ke Daikin

M. Rahman | 27 Januari 2024, 16:59 WIB
Belajar Perancangan Tata Udara, 44 Mahasiswa UPH Company Visit ke Daikin

AKURAT.CO PT Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin) menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Pelita Harapan atau UPH di kantor pusat Jakarta.

Manager People Management & Development PT Daikin Airconditioning Indonesia, Stella mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian penyelenggaraan Daikin Company Visit.

Program perusahaan tersebut membuka kantor pusatnya di Jakarta bagi berbagai institusi pendidikan untuk mempelajari solusi tata udara yang menjadi spesialisasi perusahaan AC asal Jepang ini sepanjang hampir satu abad di dunia.

Baca Juga: Berbagi Inspirasi Dunia Industri, Daikin Kunjungi Politeknik Negeri Bandung

"Dengan keberadaan AC sebagai solusi tata udara dalam ruang telah menjadi bagian hidup keseharian masyarakat modern, menjadi harapan kami kegiatan ini dapat memberi referensi dan menginspirasi mahasiswa sebagai penunjang berbagai ilmu yang dipelajarinya di kampus," ujar Stella dikutip Sabtu (26/1/2024).

Dijelaskan, pada kunjungan ini ada 44 mahasiswa dari Universitas Pelita Harapan berikut dengan dosen pendamping ini berasal dari jurusan Desain Interior.

Meski tak berhubungan langsung dengan teknik tata udara, ketertarikan mahasiswa Universitas Pelita Harapan untuk mengunjungi kantor pusat Daikin ini tak lepas dari keunikan penataan ruangan yang didesain Daikin sendiri.

Terletak di Menara Astra Lantai 7 dan 8, Jalan Jendral Sudirman Kav. 5-6 Jakarta Pusat, kantor pusat Daikin ini didesain dengan melibatkan pertimbangan penataan dukungan solusi tata udara bagi penciptaan kenyamanan dan kesehatan dengan tidak mengorbankan aspek estetika keseluruhan ruang.

Mengambil pendekatan ruang terbuka, penataan ruang kerja dibuat tanpa sekat dengan ornamen tanaman di sekitarnya. Ruang terbuka ini dibuat selain untuk kenyamanan pekerja, juga untuk membuka peluang besar bagi kolaborasi antar bagian.

Sementara untuk dukungan perangkat tata udara, Daikin mendesainnya dengan ragam produk Daikin dengan berbagai inovasi didalamnya.

Tak hanya mengandalkan kemampuan penyejukan, tatanan perangkat ini termasuk dengan sistem filtrasi untuk memastikan perputaran udara berjalan bersama dengan upaya pembersihan dari berbagai partikel berbahaya yang melayang di udara.

"Bahkan untuk melakukan pemantauan tingkat kelayakan kualitas udara, kami menaruh beberapa layar monitor yang berisi informasi tingkat kebersihan udara pada berbagai sudut ruang," jelas Stella.

Ditambahkan, dalam kunjungan ini mahasiswa juga berkesempatan mendapat pengajaran dari berbagai tenaga ahli Daikin secara langsung. Terkait pokok bahasan yang disampaikan dalam Daikin Company Visit kali ini, meliputi rancangan desain tata udara bagi ruang kantor yang menggunakan pendekatan green building.

Penyampaiannya tak terbatas pada pembahasan teori, namun pula dibuka sesi interaksi bagi pertanyaan, tanggapan dan opini mengenai materi yang disampaikan.

Nilai lebih dari kegiatan ini, mahasiswa mendapat kesempatan melihat langsung rancangan tata udara yang diaplikasikan pada keseluruhan ruang kantor pusat Daikin, mulai dari lobby, area kerja, meeting room hingga pantry.

Bahkan dalam sebuah sesi, peserta juga berkesempatan untuk membuat proyek desain dengan tata udara ideal bagi sebuah ruang kantor. Pada sesi ini, peserta mendapatkan panduan dan pendampingan dari tenaga ahli Daikin.

Pada sesi lainnya, peserta diberikan gambaran terkait meniti karir di Daikin yang disampaikan langsung oleh salahsatu staf yang merupakan alumni dari UPH.

"Interaksi langsung dengan alumni ini harapannya dapat memberikan gambaran meniti karir di kami yang juga dikenal sebagai pemimpin pasar solusi tata udara di Indonesia. Termasuk didalamnya tantangan dan peluang pengembangan diri," imbuh Stella.

Menurut Stella, Daikin akan terus melanjutkan dan mengembangkan kegiatan program dukungan bagi pendidikan melalui Daikin Company Visit dan Daikin Goes to Campus ini ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa