Akurat

Jejak Oligarki Tambang di Pusaran Capres Cawapres, Prabowo-Gibran Terbanyak?

M. Rahman | 24 Januari 2024, 19:30 WIB
Jejak Oligarki Tambang di Pusaran Capres Cawapres, Prabowo-Gibran Terbanyak?

AKURAT.CO Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) merilis laporan bertajuk Jejaring Oligarki Tambang dan Energi pada Pemilu 2024. Menariknya laporan tersebut menguak fakta bahwa Pemilu kali ini tak akan jauh berbeda dengan kondisi di tahun 2019.

Adapun seluruh informasi yang didapatkan Jatam, dihimpun dan dianalisis, lalu disimpulkan menggunakan metode Social Network Analysis (SNA) atau Analisis Jejaring Sosial.

Menurut Jatam, Pemilu 2024 tak berbeda jauh dengan pemilu sebelumnya. Tiga pasangan capres-cawapres dan tim pemenangannya, memiliki afiliasi dengan berbagai macam bisnis, termasuk sektor pertambangan dan energi.

Baca Juga: Soal Aparat Bekingi Mafia Tambang, Mahfud Sentil Balik KSAD Maruli

Komposisi capres-cawapres dan tim pemenangan yang terafiliasi dengan perusahaan tambang dan energi itu, dapat dipandang sebagai besarnya kepentingan oligarki dalam pemilu 2024.

Situasi ini tidak jauh berbeda dengan Pemilu 2019 lalu, di mana para pelaku bisnis yang sama memiliki relasi, bahkan terlibat langsung sebagai tim pemenangan.

Sebagaimana situasi pasca Pemilu 2019, Pemilu 2024 tidak akan berdampak pada terurusnya krisis dan masalah warga dan lingkungan akibat ekspansi industri ekstraktif yang terus menumpuk.

"Harapan masyarakat, terutama di daerah lingkar tambang tampaknya jauh panggang dari api. Ritual elektoral lima tahunan ini justru menguatkan cengkraman oligarki yang pada akhirnya akan dengan mudah melakukan pembajakan hukum, menjarah kekayaan alam dan sumber-sumber agraria, hingga anggaran publik untuk mempertahankan atau mengekspansi kekayaannya," urai Jatam dalam laporannya, dikutip Rabu (24/1/2024).

Diketahui, Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, yaitu Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dibacking oleh oleh Partai NasDem, PKB, dan PKS. 

Sementara pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran), diusung Partai Gerindra, PAN, Golkar, Demokrat, Gelora, Garuda, PSI, dan PBB. Adapun pasangan capres cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP, dan Hanura.

Berikut daftar lengkap oligarki tambang dan energi di pusaran ketiga capres cawapres.

Paslon Nomor Urut 1

  1. Surya Paloh (Bara Energi Lestari, Media Mining Resources, Media Djaya Bersama)
  2. Jusuf Kalla (Bumi Mineral Sulawesi, Mitra Karya Agung Lestar, Bukaka) 
  3. Rachmat Gobel 
  4. Fachrul Razi (Mas Arya Tunggal Abadi)
  5. Muhammad Ali ((Graha Mining Utama, Oti Eya Abadi, Bineka Karya)
  6. Leontinus Alpha Edison 
  7. Jan Darmadi
  8. Susno Duadji (Citra Bara Raya, Dirar Duage Energi)

Paslon Nomor Urut 2

  1. Prabowo Subianto (Nusantara Energy, Nusantara Kaltim Coal, Nusantara Energindo Coal, Erabara Persada Nusantara, Nusantara Wahau Coal)
  2. Gibran Rakabuming Raka (terafiliasi Sambas Minerals Mining, Toba Sejahtera)
  3. Hasyim Djojohadikusumo (Arsari Tambang, Mitra Stania Bemban, Mitra Stania Kemingking, Mitra Stania Prima, AEGA Prima
  4. Rosan Roeslani (pernah menjabat di Bumi Resources, Arutmin Indonesia, Kaltim Prima Coal, Berau Coal Energy)
  5. Aburizal Bakrie (Bumi Resources, Arutmin Indonesia, Pendopo Energi Batubara, Gorontalo Minerals, Linge Mineral Resources Gold, Dairi Prima Mineral)
  6. Erwin Aksa (Semen Bosowa Maros, Bosowa Pasir Bara, Bosowa Mining, Madani Citra Mandiri)
  7. Pandu Sjahrir (TBS Energi Utama, APBI)
  8. Luhut Binsar Pandjaitan (Adimitra Baratama Nusantara, Indomining, PT Trisensa Mineral Utama, Kutai Energi, Adimitra Baratama Niaga, Toba Sejahtera)
  9. Airlangga Hartarto (Asia Sahabat Indonesia, Graha Equity Investment, Bara Hanyu Kapuas, Kapuas Bara Utama)
  10. Bahlil Lahadalia (Meta Mineral Pradana)
  11. Bambang Soesatyo (pernah menjabat di Ramadan Prima Nikel)
  12. Lodewijk Freidrich Paulus (Puncak Emas Tani Sejahtera
  13. Maher Algadri 
  14. Hatta Rajasa (Arthindo Utama, Arthasia Cipta Pratama)
  15. Ario Bimo Nandito Ariotedjo 
  16. Whisnu Wardhana 
  17. Erick Thohir (terafiliasi Adaro)
  18. Tietek Soeharto (terafiliasi Adhita Nikel Indonesia)
  19. Yusril Ihza Mahendra (Indo Bara Nusantara Jaya)
  20. Bobby Gafur Umar 
  21. Bambang Heri Purnama (Batu Hitam Mulia)
  22. Arsyadjuliandi Rachman (Indonesia Riau Sri Avantika, Ars Gasindo)
  23. Wahyu Sanjaya (Tripabara)

Paslon Nomor Urut 3

  1. Puan Maharini (terafiliasi Basis Utama Prima)
  2. Hary Tanoe (Bhakti Coal Resources)
  3. Oesman Sapta Odang (Karimun Granit, Energy Persada Nusantara)
  4. Sandiaga Uno (Saratoga Investama Sedaya, Adaro, Merdeka Copper Gold)
  5. Arsjad Rasjid (Basis Utama Prima, Indika)
  6. Orias Petrus Moedak 
  7. Heru Dewanto (Terra Altilium Berdaya)
  8. Andri Ridwan Witiri (Rimau Tangguh Perkasa, Rimau Energy Mining)
  9. Stevano Andranacus (Adi Kartiko Pratama atau AKP Nickel Mining)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa