Akurat

Arus Balik Nataru 2024, AP 2 Prediksi Jumlah Penumpang Tembus 935 Ribu

M. Rahman | 1 Januari 2024, 22:36 WIB
Arus Balik Nataru 2024, AP 2 Prediksi Jumlah Penumpang Tembus 935 Ribu

AKURAT.CO PT Angkasa Pura (AP) 2 memperkirakan puncak arus balik pada periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 jatuh pada 2 Januari 2024 dengan estimasi penumpang mencapai 245.000 orang.

Adapun secara total, AP II memperkirakan pada periode arus balik 1 - 4 Januari 2024, sebanyak 20 bandara diprediksi melayani 935.000 orang atau penumpang pesawat.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang menjadi bandara terbesar di Indonesia, jumlah penumpang pada arus balik 1 - 4 Januari 2024 diprediksi mencapai 615.000 orang, dimana pada puncak arus balik 2 Januari 2024, penumpang diperkirakan mencapai 165.000 orang.

Baca Juga: Dukung Pariwisata Bangka Belitung, Pengelolaan Bandara H. AS. Hanandjoeddin Dialihkan ke AP 2

Direktur Operasi AP 2 Agus Haryadi memastikan kesiapan personel dan fasilitas dalam melayani penumpang pesawat saat arus balik Nataru ini.

"Arus keberangkatan berjalan lancar, dan saat ini fokus kami adalah melayani masyarakat pada arus balik termasuk di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia dan menerima kedatangan penumpang pesawat dari berbagai kota," kataAgus Haryadi dikutip Senin (1/1/2024).

Agus menambahkan, pada arus balik AP 2 fokus pada sejumlah titik penting pada aspek operasi dan aspek pelayanan. Titik penting pada aspek operasi adalah alokasi parkir pesawat, penanganan bagasi penumpang pesawat, ketersediaan moda transportasi publik dan lalu lintas di bandara.

Menurutnya, koordinasi dengan maskapai dan perusahaan ground handling terus diperkuat sehingga proses penanganan bagasi mulai dari pesawat hingga ke baggage claim area di terminal penumpang, dan sebaliknya, dapat berjalan baik dan lancar.

"Kelancaran penanganan bagasi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Alokasi parkir pesawat juga mendukung kelancaran penanganan bagasi," imbuhnya.

Menurut Agus, AP 2 juga telah berkoordinasi dengan penyedia transportasi publik agar dapat melakukan rotasi dengan baik terhadap armadanya sehingga dapat menyediakan transportasi bagi penumpang pesawat.

Bandara milik AP 2 juga berkoordinasi dengan para stakeholder serta didukung pihak berwenang dalam memastikan kelancaran lalu lintas di dalam bandara, khususnya pada pintu masuk dan pintu keluar bandara.

Sementara itu, titik penting pada aspek pelayanan adalah manajemen terkait keterlambatan penerbangan, fasilitas publik, serta proses keberangkatan maupun kedatangan.

"Potensi keterlambatan penerbangan atau delay pasti ada, karena beragam faktor. Maskapai dan pengelola bandara akan menjalankan manajemen delay sesuai dengan prosedur dan regulasi," jelas Agus.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa