Akurat

Profil Sam Altman, CEO OpenAI Yang Sempat Didepak Perusahaan Dan Direkrut Microsoft

M. Rahman | 22 November 2023, 16:30 WIB
Profil Sam Altman, CEO OpenAI Yang Sempat Didepak Perusahaan Dan Direkrut Microsoft

AKURAT.CO OpenAI kembali merekrut Sam Altman menjadi orang nomor satu di perusahaan. Lucunya, belum lama ini tepatnya 18 November lalu dewan direksi OpenAi baru saja memecat Sam Altman.

Keluar dari OpenAi, Sam Altman sempat direkrut oleh Microsoft. Raksasa teknologi ini juga memberi tawaran kepada ratusan karyawan OpenAI lainnya yang berencana keluar dari perusahaan alias resign.

Bagai menelan air ludah sendiri, OpenAI malah kembali meminang Sam Altman. Keputusan resmi ini disampaikan perusahaan lewat akun X resminya.

Baca Juga: OpenAI ChatGPT Pecat Penciptanya, Microsoft Langsung Rekrut Sam Altman

"Kami mencapai kesepakatan secara prinsip dengan Sam Altman untuk kembali ke OpenAI sebagai CEO dengan susunan dewan baru Bret Taylor (Ketua), Larry Summers dan Adam DÁngelo," cuit OpenAi dikutip Rabu (22/11/2023).

Sam Altman yang memiliki nama lengkap Samuel Hariss Altman sendiri adalah alumni John Burroughs School, sekolah persiapan swasta bergengsi di wilayah Metro St. Louis, AS.

Ia kemudian masuk jurusan ilmu komputer di Universitas Stanford namun tak menuntaskan studinya dan memutuskan keluar dari perguruan tinggi pada 2005. Sejak saat itulah ia mulai mendirikan perusahaan pertamanya bernama Loopt, aplikasi berbasis lokasi.

Loopt saat itu sukses mengantongi dana lebih dari USD30 juta serta diadopsi oleh Apple dan BlackBerry. Loopt kemudian diakuisisi Green Dot Corporation seharga USD40 juta. Selanjutnya ia mulai bergabung bersama Y Combinator (YC) sebuah akselerator startup yang membantu banyak stratup sukses seperti Airbnb, Reddit, Dropbox, dan Coinbase.

Karirnya mulai melejit hingga pada 2014 Sam Altman diangkat menjadi presiden Y Combinator, menggantikan Paul Graham. Sam saat itu bahkan diakui dan masuk dalam daftar Forbes 30 under 30. 

Namun kesuksesan terbesarnya justru terjadi satu tahun kemudian, yakni di tahun 2015 saat ia bersama Elon Musk dan pendiri LinkedIn, Reid Hoffman memutuskan untuk mendirikan perusahaan OpenAI, perusaaah dibalik ChatGPT.

Sejak itu, ChatGPT semakin booming hingga saat ini, bahkan sempat disebut-sebut membuat Google dan raksasa teknologi lainnya ketar-ketir. Google belakangan meluncurkan Bard sebagai tandingan, berkebalikan dengan kompetitornya Microsoft yang justru memilih pendekatan berkolaborasi dengan OpenAI.

Fakta unik lainnya, Sam juga tercatat sebagai penerima Golden Visa Indonesia pertama karena dipandang sebagai figur paling berpengaruh dalam perkembangan AI. Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengatakan bahwa Sam Altman menerima golden visa dengan sub kategori tokoh dunia dan memiliki masa tinggal selama 10 tahun di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa