Akurat

Gubernur BI: Transaksi Digital Biayanya Rendah Tapi Rentan Terhadap Serangan Siber

Aris Rismawan | 25 Oktober 2023, 14:25 WIB
Gubernur BI: Transaksi Digital Biayanya Rendah Tapi Rentan Terhadap Serangan Siber

AKURAT.CO Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan manfaat dan keuntungan dari digitalisasi untuk bertransaksi. Walaupun dengan perkembangan digitalisasi yang begitu pesat, ada beberapa risiko akibat adanya digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur BI di acara The 9th International Conference & Call for Papers Journal of Islamic Monetary Economics & Finance pada Rabu 25 Oktober 2023.

Perry menjelaskan dari sisi keuntungan digitalisasi yang dapat bertransaksi sangat cepat hingga 24 jam dengan minimum cost serta bisa digunakan pemerintah, pembayaran yang inklusif Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), masyarakat umum hingga pembayaran ritel.

Baca Juga: Cara Aman Transaksi Digital Saat Jual Beli Online

“Banyak sekali manfaat dari digitalisasi, tentunya transaksi sangat cepat 24 jam dengan minimum cost dan dapat digunakan pemerintah, untuk pembayaran inklusif UMKM, masyarakat umum hingga pembayaran ritel,” kata Gubernur Perry Warjiyo dipantau secara daring, Rabu (25/10/2023).

Perry menambahkan, digitalisasi juga dapat meningkatkan transaksi lintas negara. Saat ini, Indonesia sudah saling terhubung dengan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) dan pembayaran cepat dengan Malaysia, Thailand dan segera Singapura.

Sementara itu, Perry juga menyampaikan bahwa perkembangan digitalisasi tidak luput dari risiko dari serangan siber hingga penyalahgunaan data dan seringkali digunakan untuk perjudian online.

“Sebagian digitalisasi rentan terhadap serangan siber, sebagian digital digunakan untuk perjudian ilegal, intermediasi atau pembiayaan pinjaman ilegal. Namun yang terpenting, penyalahgunaan data,” ucap Perry.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.