Akurat

Sama-sama Dibanderol Rp27 Juta, Bagusan Aerox Atau Vario?

Hutama Prayoga | 10 Oktober 2023, 18:05 WIB
Sama-sama Dibanderol Rp27 Juta, Bagusan Aerox Atau Vario?

AKURAT.CO Aerox dan Vario 160 dinilai memiliki banyak kemiripan yang mebuat keduanya sering menjadi bahan pertimbangan serta sebagai sebuah perbandingan calon pembeli. Kualitas yang terdapat pada Aerox dan Vario 160 juga dinilai menjadi dua merek motor yang terbaik saat ini. Tidak hanya itu, harga yang terdapat dipasaran pun tidak jauh berbeda sekitar Rp27 juta.

Hal tersebut membuat para calon pembeli dilemma untuk membeli salah satunya. Untuk membantu keputusan calon pembeli, berikut beberapa perbedaan antara Aerox dan Vario 160.

Rangka

Rangka yang terdapat pada Vario 160 sudah menggunakan teknologi  enhanced smart ardhitecture frame  (eSAF) yang membuat Vario 160 lincah dan mudah dikendarai. Namun hal ini justru akan menambah bobot pada motor Vario 160.

Baca Juga: Yamaha Gelar Kompetisi Foto Bagi Biker Aerox 155

Perlu diingat, Vario 160 merupakan hasil perkembangan dari vario 150. Untuk bagasi dan volume bahan bakar, Vario 160 masih sama dengan vario 150 yaitu 5,5 liter dan 18 liter. Dimensi pada Vario 160 adalah panjang 1.929 mm,  lebar 679 mm, tinggi 1.088 mm.

Sedangkan rangka yang digunakan pada Aerox masih mengandalkan rangka underbone. Frame ini memiliki bentuk yang seperti pipa dan terbuat dari besi. Hal ini membuat Aerox memiliki rangka yang kuat, kokoh, dan simpel. Keunggulan dari rangka ini, Aerox dapat meredap sebuah benturan yang dialami ketika berkendara.

Untuk dimensinya, Aerok memiliki panjang 1.990 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.125 mm. Dengan dimensi tersebut, Aerox memiliki cukup banyak ruang untuk membuat bagasi yang mencapai 25 liter.

Mesin

Mesin yang terdapat di Vario 160 memiliki tenaga hingga 160 cc. Saat ini, mesin yang ada di dalam Vario 160 sudah berkonfigurasi dengan 4 katup dan berteknologi PGM-FI dan Esp+ dan besar kompresi mesin di angkat 12:1.

Besaran output tenaga yang dapat dihasilkan oleh mesin Vario 160 adalah 15,1 Hp pada 8.500 rpm dengan torsi maksimal di 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Berbeda dengan Vario 160, Aerox menggunakan New Engine Blue Core dengan tenaga 155 cc, SOHC, berpendingin cairan. Selain itu, Aerox juga sudah berkonfigurasi 4 katup dengan bore 58 mm dan stroke 58,7 mm serta kompresi mesin 11,6:1.

Dengan hal tersebut, Aerox dapat mengeluarkan tenaga hingga 15,1 Hp pada 8.000 rpm dan torsi maksimal di 13,9 Nm pada 6.500 rpm. Tidak hanya itu, Aerox memiliki Variable Valve Actualition (VVA) yang membuat bahan bakar tetap irit dengan tenaga yang merata diseluruh putaran mesin.

Fitur

Pada Vario 160, fitur yang terdapat di dalamnya tidak mengalami perubahan yang signifikan ketika di Vario 150. Beberapa fiturnya antara lain USB charger type A, teknologi LED, side stand switch, hingga smart key system.

Fitur yang terdapat di mesinnya, Vario 160 juga dilengkapi dengan alternating current generator (ACG) starter yang menjadi dasar dari pengaplikasian fitur Idling Stop Sytem (ISS).

Untuk fitur, Aerox memiliki LED yang sudah ditambah dengan Daytime Running Light (DRL). Selain itu, panel instrument yang terdapat di dalam Aerox juga sudah full digital degative diplay dengan multi information display (MID).

Salah satu fitur yang membuat Aerox unggul adalah Y Connect yang dapat membuat smartphone pengendara terhubung dengan motor melalui bloetooth.

Berikut beberpa hal yang mungkin dapat membantu untuk memiliki salah satu dari keduanya sesuai dengan kebutuhan calon pembeli. Lebih lengkapnya mengenai spesifikasi keduanya dapat dilihat di situs Yamaha maupun Honda. (Sastra Yudha Muhidin)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.