Ditunjuk Jadi Plt Mentan, Ini Tugas Kepala Bapanas Arief Prasetyo

AKURAT.CO Usai mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo undur diri sebagai menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Mentan.
Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah memberikan surat pengunduran diri kepada Presiden pada Kamis Malam 6 Oktober 2023 dan langsung diberikan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk ditindak lanjuti.
Berdasarkan pengakuannya, Syahrul Yasin Limpo ingin fokus dalam proses pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Aparat Hukum (APH) terhadap dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian.
Jokowi sendiri mengaku, pengangkatan kepala Bapanas sebagai pelaksana tugas Menteri Pertanian agar lebih memudahkan pekerjaan pemerintah dalam mengurusi sektor pertanian dan pangan.
Kebetulan, selama ini Kementan selalu berkoordinasi dengan Bapanas dan Bulog guna mengurus pangan.
Baca Juga: Diangkat Jokowi Jadi Plt Mentan, Segini Harta Kekayaan Arief Prasetyo Adi
Tugas Plt Mentan
Berdasarkan berbagai sumber, yang menjadi salah satu tugas Plt. Mentan adalah melobi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kementerian Keuangan agar alokasi subsidi pupuk pada tahun 2024 yang sebesar Rp26 triliun bisa naik menjadi sekitar Rp40 sampai Rp50 triliun.
Hal tersebut diharapkan agar para petani bisa lebih menekan biaya produksi yang selama ini menjadi masalah kenaikan harga beras dan harga komoditas lainnya dari biaya pupuk.
Ketersediaan alokasi subsidi pupuk ini penting untuk memastikan para petani mendapatkan hasil panen yang lebih murah sehingga bisa menjual gabah ke penggilingan dan juga beras ke konsumen dengan harga yang jauh lebih murah. Selain itu, tugas yang harus dilakukan sebagai Plt. Mentan adalah alokasi penelitian terhadap benih unggul, terutama pada cuaca ekstrim atau perubahan iklim yang berlebihan.
Kemudian Plt. Mentan juga harus mewujudkan regenerasi sektor pertanian agar para petani dapat lebih terukur dan efektif dalam bercocok tanam. Sementara, Plt. Mentan juga harus mengahadapi beberapa tantangan seperti menyambut panen raya pada awal tahun sampai dengan Juli 2024.
Untuk menyambut panen raya tersebut, Plt. Mentan harus mampu menyediakan infrastruktur pada sektor pertanian dengan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar dapat merevitalisasi irigasi untuk mengantisipasi dampak El Nino agar tidak tertekannya produksi panen.
Oleh karena itu, setelah ditunjuk sebagai Plt. Mentan, Arief Prasetyo diharapkan mampu mengatasi permasalahan pangan agar segera tuntas dan berkoordinasi untuk terhadap kementerian atau lembaga lain lebih efektif, serta melanjutkan tugas-tugas yang belum terpenuhi oleh Mentan sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.











