Akurat

Pertamina Dukung Transisi Energi Di Indonesia

Aris Rismawan | 24 Agustus 2023, 11:45 WIB
Pertamina Dukung Transisi Energi Di Indonesia

 

AKURAT.CO - PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN energi terus mengembangkan inovasi teknologi untuk dekarbonisasi operasional dalam rangka mendukung transisi energi di Indonesia.

Hal tersebut dijelaskan oleh Senior Vice President Research Technology & Inovation Pertamina, Oki Muraza di sela-sela acara Sustainability Summit B20 yang berlangsung di New Delhi India, pada Rabu (23/8/2023).

Oki menyampaikan, dekarbonisasi operasional Pertamina difokuskan dalam pengembangan teknologi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS/CCS) dan biofuel.

"Pertamina mempunyai inisiatif untuk menerapkan CCS atau CCUS melalui teknologi injeksi CO2 pertama kali di Lapangan Jatibarang, Jawa Barat. Teknologi ini mampu meningkatkan produksi minyak dan gas bumi melalui CO2-EOR, sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan," kata Oki yang dikutip dari rilis pada Rabu (23/8/2023).

Selain itu, untuk mendukung transisi energi di Indonesia, Pertamina terus berkomitmen mengembangkan Bio Refinery atau Green Refinery untuk menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

"Kilang-kilang hijau itu mengolah bahan baku terbarukan seperti minyak sawit Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) hingga bekas minyak goreng (UCO)," ucap Oki.

Saat ini, Bio Refinery Pertamina yang telah beroperasi antara lain, Bio Refinery Cilacap dan Bio Refinery Dumai yang memproduksi HVO (Hydrotreated Vegetable Oil), Green Gasoline dan Bio Refinery Plaju dan Bio Refinery Cilacap, Green Diesel di Bio Refinery Dumai, dan Green AvturJ2 di Bio Refinery Cilacap.

Sebagai tambahan, Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.