Akurat

Golkar Buka Komunikasi Koalisi Permanen, Sudah Bahas dengan Gerindra

Putri Dinda Permata Sari | 13 Februari 2026, 22:15 WIB
Golkar Buka Komunikasi Koalisi Permanen, Sudah Bahas dengan Gerindra

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan bahwa komunikasi lintas partai terkait wacana pembentukan koalisi permanen terus berjalan. Salah satu partai yang telah diajak berdiskusi adalah Partai Gerindra.

“Kalau bicara antarfraksi mungkin secara obrolan sudah. Kepada Gerindra sudah pasti kita pernah bicarakan tentang pentingnya koalisi permanen,” kata Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menurut Sarmuji, koalisi permanen diperlukan untuk menjaga stabilitas politik hingga 2029 dan seterusnya.

Ia menilai, perjalanan pemerintahan ke depan tidak selalu berjalan mulus dan akan menghadapi berbagai kebijakan yang bersifat dilematis.

“Kadang-kadang antara yang viral dan yang penting itu menjadi pilihan yang tidak terhindarkan. Dalam posisi seperti itu perlu koalisi yang kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Golkar tidak ingin koalisi hanya solid ketika situasi menguntungkan.

Partainya, kata dia, siap tetap berada dalam barisan koalisi, termasuk saat pemerintah menghadapi kebijakan yang kurang populer.

“Tidak hanya semata-mata pada waktu suka, tetapi dalam keadaan duka sekalipun, Golkar tidak akan pernah lari dari kesepakatan koalisi,” tegasnya.

Baca Juga: Ongkos Politik Pilkada Masih Tinggi, Wacana Sistem Tidak Langsung Kembali Mencuat

Saat ditanya apakah koalisi permanen dimaksud akan berlanjut lima tahun setelah 2029, Sarmuji menyebut jangka waktunya masih terbuka untuk dibahas lebih lanjut.

“Koalisi permanen bisa kita bicarakan jangka waktunya. Nanti kalau sudah sepakat tentang koalisi permanen, jangka waktunya bisa kita bicarakan, apakah lima tahun penuh atau berdimensi jangka panjang,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi intensif antarpartai guna mematangkan gagasan tersebut.

Selain Gerindra, Sarmuji mengisyaratkan sudah ada partai lain yang menunjukkan sinyal positif terhadap konsep koalisi permanen, meski belum bersedia mengungkapkan identitasnya.

“Sudah ada yang kira-kira menampakkan sinyal setuju,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.