DPR: Putusan Mahkamah Agung AS Tak Ganggu Komitmen Dagang Indonesia–Amerika

AKURAT.CO Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif dinilai tidak serta-merta mengubah komitmen kerja sama dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan Indonesia tetap berpegang pada kepentingan nasional dalam setiap proses ratifikasi perjanjian internasional.
“Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif memang memiliki implikasi domestik bagi warga negara mereka, namun hal tersebut tidak serta-merta memengaruhi komitmen bilateral yang baru saja ditandatangani,” ujar Dave saat dihubungi, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Dave, setiap dinamika hukum dan kebijakan perdagangan di Amerika Serikat tetap menjadi perhatian Indonesia, terutama jika menyangkut kepentingan mitra dagang strategis.
Ia menekankan bahwa proses ratifikasi kesepakatan dagang merupakan mekanisme politik dan hukum yang berbeda di tiap negara.
Di Indonesia, DPR akan selalu menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama.
“DPR mempertimbangkan manfaat ekonomi, keberlanjutan hubungan diplomatik, serta keseimbangan dalam kerja sama internasional,” jelasnya.
Baca Juga: Mudah dan Praktis, Simak Cara Menentukan Arah Kiblat Online dengan HP Saat Bepergian
Komitmen Dijaga, Proses Tetap Hati-hati
Dave menilai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis kedua negara.
Karena itu, setiap tahapan akan ditempuh secara hati-hati, transparan, dan sesuai prosedur.
“Setiap langkah akan dilakukan secara cermat agar hasilnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Ia memastikan, meskipun terdapat dinamika di internal Amerika Serikat, Indonesia tetap berkomitmen menjaga kesinambungan kerja sama yang telah disepakati, sembari mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses ratifikasi.
Menurut Dave, kesepakatan tersebut berpotensi menjadi fondasi stabilitas ekonomi kawasan, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global, serta membuka peluang jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







