Akurat

PDIP Tekankan Peran PBB dalam Penyelesaian Konflik Global

Herry Supriyatna | 31 Januari 2026, 20:44 WIB
PDIP Tekankan Peran PBB dalam Penyelesaian Konflik Global

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian konflik global, termasuk isu Palestina, melalui penguatan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menekankan bahwa Indonesia harus tetap berpijak pada prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konstelasi geopolitik internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto merespons pertanyaan wartawan terkait posisi Indonesia dalam isu geopolitik global, termasuk langkah Presiden Prabowo Subianto yang dikabarkan terlibat dalam inisiatif Board of Peace, sebuah forum yang disebut-sebut dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Hasto mengingatkan kembali amanat Rakernas Pertama PDIP yang menegaskan pentingnya menjunjung tinggi hukum internasional dan konstitusi dalam setiap kebijakan luar negeri.

Ia mencontohkan konsistensi sikap partai terhadap berbagai bentuk intervensi asing yang dinilai bertentangan dengan prinsip kemerdekaan bangsa.

“Sikap PDI Perjuangan sangat tegas, mengacu pada prinsip bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Ini adalah landasan politik luar negeri kita. Kita tidak boleh mengikatkan diri, kecuali berpihak kepada kemerdekaan sebagai hak segala bangsa,” ujar Hasto di Kantor Megawati Institute, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: MUI Soroti Rencana Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab historis untuk menjadi pemimpin bagi negara-negara di kawasan selatan dunia (Global South).

Menurutnya, dibandingkan sekadar mengikuti skema yang dirancang negara-negara besar, Indonesia seharusnya mengoptimalkan peran dan pengaruhnya melalui blok-blok strategis yang telah terbangun sejak era Presiden Sukarno.

“Sikap PDI Perjuangan adalah mendorong seluruh upaya perdamaian melalui PBB. Kita harus memperkuat sistem internasional yang lebih berkeadilan dan damai. Indonesia perlu membangun kembali solidaritas bangsa-bangsa Asia, Afrika, hingga Amerika Latin. Kepemimpinan Indonesia di wilayah itulah yang harus ditonjolkan,” jelasnya.

Hasto menegaskan, konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak bangsa yang tertindas, termasuk rakyat Palestina, merupakan ujian nyata bagi integritas politik luar negeri Indonesia di mata dunia internasional.

“Bagi PDI Perjuangan, kedaulatan sebuah bangsa tidak bisa dikompromikan oleh kepentingan aliansi politik tertentu yang mengabaikan hukum internasional,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.