Dukung Wacana Pilkada Lewat DPRD, Relawan GBK: Pemilihan Langsung Bikin Rakyat Pragmatis

AKURAT.CO Wacana mengembalikan pemilihan kepala daerah (pilkada) ke tangan DPRD terus pada awal tahun 2026.
Sejumlah fraksi besar di DPR RI, mulai Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, dan PAN, mendukung gagasan ini. Dengan mempertimbangkan mahalnya ongkos pilkada langsung.
Sekjen Relawan Gawagis Berfikir Kemajuan (GBK), Achmad Syamsul Askandar, mengakui wacana pengembalian mekanisme pilkada ke DPRD menarik untuk ditindaklanjuti.
"Kami mendukung pilkada dikembalikan ke DPRD. Karena faktanya pilkada langsung membuat masyarakat pragmatis," kata Gus Aan, kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, masyarakat mulai muak dengan politik transaksional yang membuat calon terpilih tidak fokus membangun daerahnya tapi malah sibuk mencari laba untuk mengembalikan biaya kampanye yang sudah dikeluarkan.
Baca Juga: Komisi II DPR Siap Bahas Wacana Pilkada Lewat DPRD
Ia pun menepis anggapan jika pilkada dilakukan lewat DPRD tidaklah demokratis.
"Pilkada melalui DPRD sudah sangat demokratis. Jika sistem ini dikhawatirkan memicu politik uang kepada partai politik dan anggota DPRD, itu hanya alasan yang dibuat-buat. Kenapa? karena jika cuma politik uang yang ditakutkan, sangat mudah sekali bagi aparat penegak hukum untuk memantaunya," jelas Gus Aan.
Dia menyindir partai-partai politik yang menolak pilkada melalui DPRD sebagai yang tidak mendengar aspirasi rakyat bawah.
"Atau memang minim kader di daerah, sehingga aspirasi rakyat tidak sampai ke pusat," katanya.
Gus Aan yakin pilkada melalui DPRD merupakan cara jitu untuk menata demokrasi di Tanah Air, menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Pilkada Lewat DPRD Punya Dasar Konstitusional Kuat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









