Akurat

Gerindra Bakal Proses Pengunduran Diri Saraswati: Status Sementara Non-aktif

Paskalis Rubedanto | 10 September 2025, 21:45 WIB
Gerindra Bakal Proses Pengunduran Diri Saraswati: Status Sementara Non-aktif

AKURAT.CO Fraksi Gerindra DPR RI, menghormati keputusan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang menyatakan mundur sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra.

"Fraksi Gerindra DPR menghormati pilihan tersebut dan akan memproses sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku," kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).

Bambang menyebut, status sementara keponakan Presiden Prabowo Subianto tersebut kini nonaktif dari DPR. "Sementara menunggu proses, maka Saudari Sara akan dinonaktifkan dari DPR," ungkapnya.

Baca Juga: Rahayu Saraswati Mundur dari Anggota DPR: Mohon Maaf Atas Kesalahan Saya

Sementara itu, proses administratif terkait keputusan Saraswati akan dilakukan melalui mekanisme yang diatur dalam undang undang yang berlaku dan Fraksi Gerindra juga akan berkordinasi dengan DPP Partai Gerindra.

"Kami akan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan. Fraksi Gerindra tetap konsisten menjaga komitmen kelembagaan dan ketentuan perundang undangan," tutupnya.

Sebelumnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Keputusan itu dia sampaikan melalui akun Instagram resminya, @rahayusaraswati.

Pengunduran dirinya tidak lepas dari kontroversi pernyataan yang pernah dia sampaikan dalam sebuah podcast pada Februari 2025 lalu. Potongan pernyataan tersebut, kemudian dijadikan bahan untuk menyulut kemarahan masyarakat menjelang peringatan 17 Agustus.

Baca Juga: Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Inilah Profil, Perjalanan Karier, dan Kontroversi yang Dialaminya

"Tidak ada maksud maupun tujuan dari saya sama sekali untuk meremehkan bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan," kata Rahayu dalam video pernyataannya, Rabu (10/9/2025).

Dia mengakui bahwa ucapannya telah menyakiti hati banyak pihak. Rahayu pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. 

"Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.